Belasan Lapak di Selatan Stasiun Tugu Dibongkar

0
1

[ad_1]

Metrotvnews.com, Yogyakarta: PT KAI Daop VI membongkar belasan lapak pedagang di kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (26/12/2016). Pembongkaran dilakukan setelah pedagang mendapat surat peringatan.  

Seorang pedagang yang lapaknya dibongkar, Owi, 61, mengatakan sudah berjualan di selatan Stasiun Tugu sejak 1994. Ia mengaku sudah mendapatkan peringatan dari PT KAI agar membongkar secara mandiri. 

“Iya sudah ada peringatan tiga kali. Tapi ya mau bagaimana, untuk mencari nafkah di sini,” ujarnya. 

Dia mengaku telah membayar pajak kepada PT KAI Daop VI. Pajak yang dibebankan ke pedagang yakni Rp4 ribu saban hari. Pajak tersebut juga dibebankan kepada 12 pedagang lain yang lapaknya dibongkar. 

“Ya cuma bisa pasrah. Belum tahu ini (jualan lagi) pindah di mana. Tidak ada relokasi,” ungkapnya. 

Meski dibongkar paksa, ia menuturkan bahwa PT KAI juga memberikan uang Rp3,2 juta untuk setiap pedagang yang lapaknya dibongkar. Ia menyebut, uang itu sebagai ganti rugi pembongkaran. 

Pantauan Metrotvnews.com, sejumlah pedagang yang lapaknya dibongkar masih membersihkan sisa-sisa bangunan. Ada pula yang mengambil meteran listrik sebanyak empat buah dengan petugas PLN. Di sisi lain, masih ada sejumlah lapak pedagang di sisi selatan Stasiun Tugu Yogyakarta yang masih berjualan. 

Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto mengungkapkan pembongkaran itu telah disetujui pedagang. Menurut Eko, pembongkaran lapak pedagang itu bagian dari penataan kawasan Stasiun Tugu. Penataan, kata dia, akan dilakukan bertahap di seluruh kawasan stasiun. 

Selepas pembongkaran 13 lapak pedagang, tambah Eko, trotoar akan kembali difungsikan bagi pejalan kaki. Nantinya, pihak PT KAI akan memasang selasar atau peneduh bagi pejalan kaki. “Nanti sisi selatan stasiun akan semuanya ditertibkan,” jelasnya. 

(SAN)

[ad_2]

If You have time, See Source link

LEAVE A REPLY