Inilah Saran 4 Akademisi Australia Bagi Mahasiswa Tahun Pertama

0
9

[ad_1]

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE — Kuliah di universitas merupakan langkah besar dalam kehidupan seseorang. Namun kuliah juga bisa lebih membingungkan jika Anda memilih kuliah di negara asing.

Australia Plus mengangkat profil empat akademisi di Sydney dan Melbourne yang menawarkan saran bagi mahasiswa tahun pertama dari luar negeri untuk kuliah di Australia.

Apa tips paling utama bagi mahasiswa tahun pertama?

Susan Carland

Susan Carland adalah seorang sosiolog di Pusat Kajian Australia Nasional atau ‘National Centre for Australian Studies’ di Monash University. Dia menulis kajian PhD, mengenai ‘Fighting Hislam’, mengenai memerangi seksisme terhadap perempuan Muslim.

“Anda mungkin tidak akan pernah lagi memiliki kesempatan untuk menghabiskan begitu banyak usia dewasa anda untuk dengan serius mempelajari sebuah topik pada tingkatan lebih lanjut, oleh karena itu manfaatkan sebaik mungkin waktu tersebut untuk usahakan menggunakan waktu tersebut secara mendidik— hadiri semua kelas anda, membaca lebih banyak, mengumpulkan tugas dengan baik (tidak hanya sekedar materi yang anda gabungkan bersamaan karena tenggat waktu pengumpulan tugas), ajukan pertanyaan pada dosen anda. Jadilah seperti busa (yang banyak menyerap).”-Susan Carland.

Emma Johnston, ilmuwan penyelam

Emma Johnston di Institut Ilmu Kelautan Sydney di Chowder Bay.

Emma Johnston adalah seorang pakar lingkungan kelautan di Fakultas Ilmu Biologi, Bumi dan Lingkungan. Pekerjaannya memungkinkan dia menyelami kawasan Sydney Harbour di mana dia berhasil menemukan kebun spons di bawah air, hiu dan naga laut.

“Saran teratas saya untuk mahasiswa tahun pertama adalah untuk terlibat sebanyak mungkin yang anda bisa lakukan di samping persyaratan standar saja. Banyak kelompok penelitian yang akan melatih anda baik sebagai relawan untuk membantu anda melihat apa bidang studi yang paling Anda sukai.

Ada banyak juga kegiatan ekstrakulikuler di universitas yang akan menyempurnakan pemahaman anda mengenai dunia dan membangun jaringan anda. Jadi bergabunglah dalam sebuah klub, hadiri seminar-seminar gratis ( ada banyak sekali seminar gratis!), bernyanyi, menari dan carilah teman.

Universitas merupakan tempat yang istimewa untuk belajar dan anda harus berusaha untuk tidak merasa terintimidasi oleh mereka. Berusahalah untuk selalu berpikir positif,”

– Emma Johnston

Apa saran anda bagi pelajar yang datang dari luar negeri untuk kuliah di Australia?

Emma Johnston:

“Kami benar-benar menyambut gembira mahasiswa internasional, mereka membuat universitas kami hebat dengan membawa keragaman dan bakat akademis mereka.

Saran saya untuk mahasiswa internasional tidak berbeda dengan saran saya untuk mahasiswa lokal. Satu-satunya hal tambahan yang saya sarankan adalah bahwa mahasiswa internasional harus memanfaatkan masa libur mereka untuk melakukan perjalanan menjelajah seluruh Australia – ini benar-benar sebuah negara kepulauan yang luar biasa “.

– Emma Johnston

James Arvanitakis

James Arvanitakis.

Supplied: Western Sydney University

James Arvanitakis adalah seorang sosiolog di Institut Kebudayaan dan Masyarakat atau ‘Institute for Culture and Society’ di Western Sydney University. Ia dianugerahi penghargaan ‘The Prime Minister’s University Teacher of the Year’ pada tahun 2012. Dia banyak memberikan workshop di China, India, Taiwan dan Afrika Selatan dan telah menginspirasi para pendidik lain di universitasnya untuk membekali lulusan mereka dengan keterampilan dan pengetahuan untuk masyarakat yang “secara radikal terganggu”.

“Saya menyadari bahwa datang dari luar negeri itu hal yang menantang. Ada tiga tantangan besar, salah satunya adalah bahasa -. Berusahalah dan berbicaralah dalam bahasa Inggris sebanyak mungkin dan sebisa mungkin biasakan diri anda menulis dalam bahasa Inggris. Benar-benar merangkul bahasa Inggris dan mempelajari bagaimana untuk terlibat – hal ini akan dapat membantu dalam kuliah anda dan ini juga akan membantu anda mendapatkan teman-teman.

“Yang kedua adalah manfaatkan sebanyak mungkin peluang yang ada di universitas-universitas Australia. Ada klub menjelajah kawasan semak belukar dan semua hal lainnya – klub-klub semacam ini akan memberi Anda kesempatan untuk tidak hanya belajar tetapi juga untuk mendapatkan dimensi lain dari kuliah anda di Australia.

Hal ketiga adalah untuk waspada – dan saya pikir banyak mahasiswa internasional akan mengalami kesulitan disini karena ada logika pendidikan yang berbeda “.

– James Arvanitakis

Dr Nadirsyah Hosen

Dr Nadirsyah Hosen.

Nadirsyah Hosen adalah seorang akademisi hukum di Fakultas Hukum Monash University. Ada perbedaan besar antara sistem hukum Australia dan Indonesia yang mungkin menyebabkan mengapa Dr Nadirsyah Hosen menjadi satu-satunya warga negara Indonesia dengan jabatan akademik bertenor di sekolah hukum Australia.

“Saran pertama saya adalah, jadikan esai anda menarik! Mahasiswa asal Asia dan Timur Tengah cenderung menghabiskan dua hingga tiga halaman untuk menulis informasi latar belakang. Ini tidak akan berhasil di Australia!

Ikuti kisah-kisah menarik lainnya dengan bergabung bersama Australia Plus community di Facebook, atau follow kami di Twitter dan Instagram.

[ad_2]

If You Want to See Source link

LEAVE A REPLY