Kasus Suap, KPK Periksa Sekjen Kempupera

0
3

[ad_1]

Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera). Untuk mengusut kasus yang telah menjerat tiga legislator ini, penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kempupera Taufik Widjoyono, Jumat (9/12).

Taufik bakal diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng yang telah berstatus tersangka.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SKS (So Kok Seng),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Selain Taufik, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa dua pejabat Kempupera, yakni Kasubdit Pemrograman Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan (PJJ) Ditjen Bina Marga, Miftachul Munir serta Kasi Pemrograman II (Wilayah Indonesia Timur) Subdit Pemograman Direktorat PJJ Ditjen Binamarga Kementerian PUPR, Reiza Setiawan.

Seperti halnya Taufik, keduanya juga diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas Aseng. “Mereka juga diperiksa untuk tersangka SKS,” kata Febri.

Diketahui, KPK menetapkan Aseng sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kempupera. Aseng diduga memberikan suap kepada penyelenggara negara agar mendapat proyek di Direktorat Jenderal Bina Marga Kempupera yang anggarannya berasal dari program aspirasi Komisi V DPR.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Aseng disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf A atau huruf B atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah‎ dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi (UU Tipikor).

Aseng menjadi orang kedelapan yang ditetapkan KPK sebagai tersangka terkait kasus ini. Sebelumnya, KPK telah menjerat tiga anggota legislatif, yakni Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, dan Andi Taufan Tiro. Selain itu, kasus ini juga telah menyeret Dirut PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir, dan mantan Kepala BPJN IX Kempupera, Amran Hi Mustary, serta dua rekan Damayanti, Dessy A Edwin dan Julia Prasetyarini.


Suara Pembaruan

Fana Suparman/JAS

Suara Pembaruan

[ad_2]

View Source link

LEAVE A REPLY