Perdagangan Awal Tahun, IHSG Diprediksi Bergerak di 5.250-5.380

0
1

[ad_1]

Jakarta – Mengawali perdagangan di tahun 2017, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed di kisaran 5.250-5.380.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, meskipun penutupan perdagangan di akhir tahun 2016 tidak terlalu menggembirakan karena ditutup di level rendah imbas dari aksi profit taking, namun pergerakan IHSG di tahun ini akan bergerak lebih optimistis.

“Awal tahun masih mixed. Penutupan 2016 tidak terlalu bagus, close di level rendah. Saham-saham konstruksi banyak dilepas di akhir perdagangan, itu wajar karena IHSG terus naik selama sepekan,” ujarnya kepada detikFinance, Senin (2/12/2016).

Satrio menjelaskan, beberapa hal yang perlu diwaspadai di awal tahun yang bisa menggerakkan laju IHSG adalah angka pertumbuhan ekonomi Indonesia dan inflasi yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Dari global, lanjutan naiknya suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) di Januari 2017 juga perlu diwaspadai. Para pelaku pasar tentu akan terus memantau perkembangan ini.

Di sisi lain, pengukuhan Donald Trump sebagai Presiden AS juga turut berpengaruh menggerakkan laju IHSG.

“Itu yang perlu diwaspadai. Namun, tahun ini lebih optimistis, tren masih positif,” katanya.

Sementara itu, mengutip riset William Surya Wijaya, Research Department PT Asjaya Indosurya Securities, IHSG besok akan bergerak di kisaran 5.221-5414.

Mengawali tahun 2017, terlihat IHSG masih memiliki potensi kuat untuk melanjutkan langkah cantiknya di penghujung 2016, pola gerak masih akan diwarnai oleh gebrakan positif dengan perjuangan untuk membentuk pola uptrend yang baru dalam jangka pendek, target resistance berada pada level 5.414 dengan support kuat bertahan pada level 5.221. IHSG berpotensi melanjutkan penguatan.

Rekomendasi saham:
– BBNI
– ADHI
– HMSP
– KLBF
– JSMR
– PGAS
– TLKM
– INDF
– UNVR

Selain itu, mengutip riset Sinarmas Investment Research, besok IHSG akan bergerak mixed di kisaran level 5.271-5.322.

Saham-saham yang diperhatikan: TLKM, UNTR, BSDE, MPPA.

(drk/ang)

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY