MEDIAKITA.CO.ID – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Batumandi kembali menjadi panggung penting bagi penyusunan arah pembangunan daerah. Dalam forum yang menjadi bagian dari proses perencanaan Kabupaten Balangan tahun 2027 itu, sebanyak 88 usulan prioritas berhasil dihimpun dari berbagai desa.
Anggota DPRD Balangan, Fahriani, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya kualitas usulan yang diajukan. Ia mengingatkan agar setiap program yang diusulkan benar-benar berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar daftar keinginan tanpa landasan data yang kuat.
“Usulan harus berbasis permasalahan nyata dan selaras dengan RPJMD serta indikator kinerja daerah,” tegas Fahriani di hadapan peserta Musrenbang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, proses penentuan prioritas harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan aspek efisiensi, efektivitas, pemerataan, serta keberlanjutan pembangunan. Ia menegaskan, hasil Musrenbang akan menjadi salah satu rujukan penting bagi DPRD dalam pembahasan anggaran ke depan.
Fahriani juga mendorong peran aktif kepala desa dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak ragu menyuarakan aspirasi masyarakat secara tepat dan terukur. Ia menilai, partisipasi aktif menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
“Kalau belum terakomodasi tahun ini, kita perjuangkan kembali. Yang penting usulan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kecamatan Batumandi berharap 88 usulan prioritas yang telah disepakati dapat masuk dalam program pembangunan Kabupaten Balangan tahun 2027. Harapan ini sejalan dengan upaya mewujudkan pembangunan daerah yang harmonis, religius, maju, dan sejahtera.
Fahriani pun menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh hasil Musrenbang agar tidak berhenti di atas kertas. Ia berharap, setiap usulan yang telah disepakati bersama dapat menjadi prioritas dan terealisasi dalam program pembangunan daerah mendatang, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. (sry)













