Pencarian

Raperda Jaringan Utilitas, Kabel Udara di Banjarbaru Bakal Dipindah


Ilustrasi jaringan kabel udara. Foto - Pixabay

MEDIAKITA.CO.ID – Pembahasan satu buah rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Jaringan Utilitas Terpadu terus bergulir di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru. Hingga kini, diketahui pihak legislatif masih melakukan pembahasan pasal per-pasal bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Pansus III bersama Dinas PUPR, Dinas Perkim, Bappeda dan Bagian Hukum masih mengkaji, merumuskan dan memperdalam isi dari draft raperda dan juga naskah akademik untuk selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.

Menurut Sekretaris Pansus Raperda tentang Jaringan Utilitas Terpadu, Nurkhalis Anshari pengembangan Kota Banjarbaru dalam menata jaringan kabel udara ini masih banyak kendala dan harus melalui proses yang panjang.

Tak sampai di sana, pembuatan instalasi bawah tanah dinilai bakal menguras anggaran yang besar. Sebab, harus memindahkan seluruh jaringan kabel udara di satukan di bawah tanah.


Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari. Foto - Humpro DPRD Banjarbaru

“Tapi, kondisi kota nantinya akan lebih bersih, indah dan rapi,” ujarnya kepada Mediakita.co.id melalui pesan singkat, Kamis (14/10/21).

Penyelanggaraan jaringan utilitas terpadu itu juga tak hanya berfokus untuk kabel provider milik perusahaan swasta saja, namun juga dapat dimanfaatkan terhadap utilitas lain seperti jaringan Telkom, pipa PDAM ataupun kabel PLN.

Karenanya, politisi muda PKS ini berharap akan ada investor yang turut berkontribusi dalam pendanaan selama masa pemeliharaan. Termasuk juga mempertimbangkan pola kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau kerap disebut KPBU.

“Karena jika menggunakan APBD tentunya akan berat sekali. Pembuatan saluran untuk ducting kabel pastinya memerlukan anggaran yang sangat besar,” pungkasnya. (tim)