Pencarian

Rugi Jutaan Rupiah, DLH Banjarmasin Ancam Lapor Polisi


Taman Vertikal yang berada di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Foto - Hans

MEDIAKITA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin terpaksa mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Pasalnya, sejumlah unit pompa air yang ditempatkan di beberapa taman vertikal atau vertical garden raib diduga digondol maling.

Parahnya lagi, hilangnya mesin pompa air itu jumlahnya mencapai belasan unit. Di mana, peristiwa teranyar terjadi pada medio Oktober 2021 lalu.

"Oktober kemarin ada enam unit mesin pompa air kita yang hilang di taman vertikal di dekat kawasan Gatot Subroto," kata Kepala DLH Banjarmasin, Mukhyar melalui Plt Sekretaris, Marzuki saat ditemui Jurnalis Mediakita.co.id, Senin (22/11/21).

Marzuki pun mengaku tak habis pikir terhadap perilaku oknum seolah tega mencuri sejumlah aset pemko itu. Padahal, keberadaan pompa air itu dianggap sangat penting guna kelangsungan hidup tanaman yang terpasang di taman vertikal.

Karena tak adanya air yang mengalir, sambungnya, bukan tak mungkin tanaman-tanaman tersebut mengering hingga akhirnya mati. Sementara, untuk proses penumbuhan memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Akibat kejadian ini, DLH Banjarmasin mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta. Dengan perhitungan, harga rata-rata satu pompa mesin senilai Rp 400 ribu.

"Untuk mesin yang hilang sudah kita ganti dan pasang kembali dengan yang baru," sebutnya.

Dirinya menekankan, jika ke depan kasus pencurian mesin pompa air di taman vertikal kembali terulang, pihaknya berencana bakal memindah lokasi taman vertikal ke kawasan lain.

Dilain sisi, kata Maruzki, DLH juga tak menutup kemungkinan bakal menyeret kasus hilangnya mesin pompa air itu ke aparat berwajib, apabila kejadian pencurian kembali terjadi.

“Kita lihat dulu beberapa waktu ke depan, kalau masih ada yang hilang akan kita laporkan ke pihak berwajib (polisi),” tuntasnya. (hns)