Baramarta: Lesunya Batu Bara Justru Bisa Jadi Jalan Masuk Gen Z

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangan memegang bongkahan batu bara di atas tumpukan.Foto – Pixabay.com untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Anjloknya harga batu bara di pasar internasional membuat banyak kontraktor menahan laju produksi. Namun, bagi Direktur Utama PT Baramarta (Perseroda), Saidan Pahmi, kondisi ini justru bisa menjadi pintu masuk bagi generasi Z untuk ikut berperan di industri batu bara, asalkan dibekali akses dan komitmen yang jelas.

Produksi batu bara PT Baramarta pada 2025 ditargetkan mencapai 750.000 ton sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Namun, realisasi di lapangan melambat karena minimnya permintaan, terutama dari Tiongkok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Faktor utama batu bara menjadi murah karena permintaan yang sepi. Contohnya, volume permintaan dari Cina ke Kabupaten Banjar saat ini sedang lesu,” ujar Saidan, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Samsat Martapura Optimistis Capai Target Pajak 2025, Meski Terjadi Pembagian Hasil 66 Persen ke Daerah

Meski begitu, ia menegaskan peluang tetap terbuka, khususnya bagi pelaku usaha muda untuk masuk sebagai distributor. Syarat utamanya adalah memiliki akses yang kuat, mulai dari jalur distribusi, jaringan relasi, hingga pemahaman pasar.

“Banyak pemuda di Kabupaten Banjar yang sudah berbisnis batu bara, karena mereka lebih dulu punya akses seperti relasi yang luas,” tambahnya.

Selain akses, Saidan menilai orientasi atau komitmen penuh menjadi kunci agar generasi muda bisa bertahan menghadapi tantangan industri. Bahkan, menurutnya, bisnis bisa dimulai tanpa modal jika memiliki jaringan yang kuat.

“Contohnya, pebisnis muda yang punya relasi pengusaha alat berat bisa meminjam alat terlebih dahulu, lalu menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Dari situ terlihat, setiap usaha punya peluang sama, meski jalannya berbeda-beda,” tutup Saidan. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru