HST Menjadi Satu – Satunya Sekolah Rujukan Google di Kalsel, Bupati HST Terima Penghargaan dari Google Indonesia

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati HST, Samsul Rizal saat menerima penghargaan dari Google Indonesia di Jakarta. Foto – Istimewa

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan level Nasional.

Prestasi itu diberikan oleh Google Indonesia kepada SMPN 1 HST, yang resmi menjadi sekolah rujukan Google satu-satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan nomor 3 di Indobesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal menerima secara langsung penghargaan tersebut di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Samsul Rizal mengatakan pemerintah daerah terus berkomitmen dalam melakukan transformasi digitalisasi pembelajaran di HST. Pengakuan oleh google ini diberikan atas keberhasilan pemerintah daerah mengintegrasikan teknologi google for education secara inovatif dan berkelanjutan.

“Sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang kolaboratif, inklusif dan berdampak positif bagi siswa, guru dan komunitas pendidikan di HST,” ujarnya.

Baca Juga:  Semarak HKG PKK ke-54 Kalsel, Dari Penghargaan Kader hingga Dukungan UMKM Lokal

Bupati bersyukur atas penghargaan di bidang pendidikan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada google Indonesia atas apresiasi yang diberikan.

Melalui berbagai program yang didukung google bupati percaya bahwa teknologi pendidikan akan mendorong terciptanya sistem belajar yang inspiratif.

“Semoga kerja sama dan sinergi ini dapat terus berkembang untuk menciptakan kualitas pendidikan di bumi Murakata yang lebih baik,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Anhar menambahakan, SMPN 1 HST menjadi sekolah negeri pertama di Kalsel yang menjadi rujukan google.

Ini membuktikan bahwa seluruh ekosistem pembelajaran yang tidak hanya menggunakan perangkat digital.

“Tapi juga sumber daya guru yang kompeten. 96 persen guru di SMPN 1 sudah memiliki lisensi google for educator level 1 sampai trainer,” jelasnya.

Hal ini sudah menjadi fakta bahwa mereka menjadi guru yang memiliki sertifikasi internasional dalam melakukan transformasi pendidikan.(adv/mask95)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru