Pemprov Kalsel Dukung Peran Strategis IAI dalam Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi dan peran strategis Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Kalsel dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di Banua.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam acara Pelantikan Pengurus IAI Wilayah Kalsel Periode 2025–2029 yang dirangkai dengan seminar bertema “Penguatan Koperasi Desa dan Pasca Merger BPR”, di Banjarmasin, Sabtu (26/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ariadi Noor, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru, khususnya kepada Ketua IAI Kalsel terpilih, Dr. Atma Hayat.

“Selamat dan sukses kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, khususnya kepada Bapak Dr. Atma Hayat. Semoga IAI Kalsel di bawah kepemimpinan beliau semakin tangguh, profesional, dan memberi manfaat luas bagi pembangunan Banua,” ujar Ariadi Noor.

Ia menegaskan bahwa peran akuntan sangat vital di tengah kompleksitas pengelolaan keuangan saat ini, baik di sektor publik maupun swasta. Akuntan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penggunaan anggaran.

Baca Juga:  Memperkuat Sinergi untuk Pengendalian Inflasi dalam Rangka Menghadapi HBKN dan Nataru

“IAI sebagai organisasi profesi memiliki tanggung jawab strategis, bukan hanya mengembangkan kapasitas anggotanya, tetapi juga mendukung agenda pembangunan daerah. Ini sejalan dengan visi Kalsel Bekerja: Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera menuju Gerbang Logistik Kalimantan,” lanjutnya.

Pemprov Kalsel juga menyambut baik tema seminar yang mengangkat isu penting mengenai penguatan koperasi desa dan keberlanjutan layanan keuangan pasca merger BPR. Gubernur menilai, penguatan sektor keuangan mikro merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan ekonomi lokal dan mengurangi kesenjangan.

“Kami percaya IAI mampu memberi kontribusi konkret, mulai dari edukasi keuangan, pelatihan SDM desa, hingga penguatan sistem pelaporan keuangan koperasi dan BPR yang kredibel serta berbasis teknologi,” tegas Ariadi Noor.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen yang hadir untuk menjadikan pelantikan ini sebagai momentum mempererat sinergi antara pemerintah dan profesi akuntansi demi kemajuan Kalimantan Selatan.

“Mari jadikan forum ini sebagai wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan profesi akuntan, demi Banua yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru