BPBD Kalsel Paparkan Peran Strategis dalam Penanggulangan Bencana di Banua

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan memaparkan peran dan fungsi strategisnya dalam sistem penanggulangan bencana di Banua.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, yang diwakili Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan, Ariansyah, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Data dan Informasi Program Integrated Solutions for Disaster Risk Management and Social Protection (ISASP) di salah satu hotel di Kota Banjarbaru, Selasa (30/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ariansyah menjelaskan, BPBD Kalsel memiliki keterlibatan dalam tiga tahapan penanggulangan bencana, yaitu pra-bencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Dalam setiap tahap tersebut, BPBD menjalankan tiga fungsi utama, yakni koordinasi, pelaksana, dan komando.

“Pada tahap pra dan pascabencana, BPBD menjalankan peran sebagai koordinator sekaligus pelaksana di lapangan. Namun, pada saat tanggap darurat, BPBD juga memegang fungsi komando yang melekat dalam struktur penanggulangan bencana,” terangnya.

Baca Juga:  Disdikbud Balangan dan LPPM ULM Tuntaskan Kajian Akhir Pendirian Museum Daerah

Ia mencontohkan, dalam tanggap darurat banjir tahun 2021 dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2023, fungsi komando dijalankan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel selaku ex officio Kepala BPBD.

“Artinya, dalam kondisi darurat, komando harian penanggulangan bencana dipimpin langsung oleh Pak Sekda, sementara BPBD tetap menjalankan fungsi koordinatif dan operasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada tahap pascabencana, BPBD tetap berperan sebagai koordinator untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi, yang sebagian besar menjadi ranah dinas teknis.

“BPBD hadir di fase awal untuk memastikan koordinasi berjalan baik sehingga dinas teknis dapat melanjutkan upaya rehabilitasi maupun rekonstruksi,” tambahnya.

Dengan peran koordinasi, pelaksana, dan komando yang dijalankan secara terpadu, BPBD Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, respons tanggap darurat, serta pemulihan pascabencana demi keselamatan dan ketangguhan masyarakat di Kalimantan Selatan. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru