BPBD Balangan Latih Warga Siaga Bencana

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan Simulasi Siaga Tanggap Bencana, di Kantor Desa Baruh Bahinu Luar. Foto – MC Balangan untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, melatih warga untuk siaga menghadapi berbagai potensi bencana dengan menggelar Sosialisasi dan Simulasi Siaga Tanggap Bencana di Kantor Desa Baruh Bahinu Luar, Kecamatan Paringin Selatan, pada Selasa (7/10/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk investasi pengetahuan bagi masyarakat agar mampu bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini menjadi bekal nyata dalam membentuk masyarakat yang lebih tangguh. Melalui sosialisasi dan simulasi ini, masyarakat Desa Baruh Bahinu Luar diharapkan semakin siap menghadapi bencana,” kata Rahmi di kantornya, pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi kesiapsiagaan bencana yang mengulas pentingnya Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai program pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.

Baca Juga:  Temui Awak Media, Kapolres Banjar Tegaskan Pentingnya Komunikasi Terbuka

Menurut Rahmi, keterlibatan aktif antara pemerintah, relawan, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang responsif dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman di Kabupaten Balangan.

“Dengan pelatihan seperti ini, kita berharap lahir masyarakat yang tangguh, tidak panik, dan mampu mengambil langkah cepat ketika terjadi bencana,” tegasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, menambahkan, masyarakat merupakan garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan tidak boleh sepenuhnya bergantung pada pemerintah.

“Kami menjelaskan tahapan penting ketika bencana terjadi, mulai dari evakuasi, koordinasi, hingga upaya penyelamatan korban. Tak hanya teori, peserta juga mendapat pelatihan tentang penggunaan alat pemadam seperti selang penyemprotan air,” ujar Jumaidil

Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat jelas karena para peserta aktif mempraktikkan langkah-langkah penanganan bencana, termasuk teknik penyemprotan air menggunakan alat pemadam sederhana. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru