Ariq Qobus Dinobatkan sebagai Nanang Kebudayaan Kalsel 2025, Perwakilan Banjar Sabet Gelar Tertinggi

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kabupaten Banjar, Muhammad Ariq Qobus memegang penghargaan atas terpilihnya jadi Nanang Kebudayaan Kalimantan Selatan 2025. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Perwakilan Kabupaten Banjar, Muhammad Ariq Qobus, berhasil meraih gelar Nanang Kebudayaan Kalimantan Selatan 2025 pada Grand Final yang digelar megah di Lapangan Murdjani Banjarbaru, Sabtu (6/12/2025). Dari puluhan finalis se-Kalsel, Ariq tampil menonjol hingga melaju ke Top 10 dan akhirnya dinobatkan sebagai yang terbaik.

Penampilannya yang percaya diri, wawasan kebudayaan yang kuat, serta kemampuannya mengkomunikasikan nilai-nilai budaya Banjar menjadi kunci kemenangan. Ariq menunjukkan karakter seorang duta budaya yang matang, beretika, dan berkarisma.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prestasi ini memperkuat posisi Kabupaten Banjar sebagai salah satu daerah dengan pembinaan duta budaya terbaik di Kalsel. Ariq pun menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, luar biasa. Syukur kami panjatkan kepada Allah, terutama kepada orang tua yang selalu mendampingi proses ini sejak awal,” ujar Ariq.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Banjarbaru Gelar Upacara Gabungan Harkitnas dan HUT Proklamasi ALRI Divisi IV

Ia menegaskan bahwa menjadi seorang Nanang bukan hanya tentang memahami dan melestarikan kebudayaan, tetapi juga soal kepribadian dan perilaku.

“Nanang bukan hanya tentang melestarikan kebudayaan, tetapi juga bagaimana kita mampu menunjukkan perilaku yang baik. Kita harus menjadi contoh, bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk diri sendiri,” jelasnya.

Dalam sesi bakat, Ariq tampil bersama rekannya dengan mempertunjukkan “Cirang Menyirang”, salah satu seni tradisi Banjar yang sarat filosofi.

“Kami menampilkan Cirang Menyirang, sebuah seni yang memadukan gerak dan makna. Alhamdulillah mendapat apresiasi besar,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Ariq berharap amanah sebagai Nanang Kebudayaan Kalimantan Selatan dapat dijalankan sebaik mungkin.

“Harapannya, saya bisa menjadi pribadi yang mampu membawa pengaruh baik bagi pemuda-pemudi lain. Saya ingin berjalan sesuai visi–misi Nanang: bagus beradat, berbudaya, dan berwibawa,” tutupnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru