Peringatan Hakordia di Balangan, Kajati Kalsel Ajak Insan Adhyaksa Perkuat Integritas

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Tiyas Widiarto saat membacakan amanat Jaksa Agung RI dalam upacara peringatan Hakordia 2025 di Kejaksaan Negeri Balangan. Foto – Mc.Balangan untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kabupaten Balangan menjadi momentum bagi jajaran Adhyaksa untuk kembali mempertegas komitmen dalam menjaga integritas.

Melalui amanat Jaksa Agung RI yang dibacakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan, Tiyas Widiarto, seluruh insan Adhyaksa diminta memperkuat profesionalisme dan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amanat tersebut disampaikan Tiyas, saat memimpin upacara peringatan Hakordia di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Balangan, Paringin Selatan, Selasa (9/12/2025).

“Korupsi adalah ancaman nyata terhadap pembangunan. Pemberantasan korupsi bukan sekadar tindakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya mencapai tujuan nasional untuk memajukan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Banjarbaru Evaluasi Program Kerja dan Bahas Pengamanan Ramadan Bersama Satpol PP

Dalam upacara tersebut, selain pengibaran bendera, turut dilaksanakan pengucapan Tri Krama Adhyaksa yang menguatkan makna peringatan Hakordia sebagai refleksi integritas dan komitmen Kejaksaan dalam menjaga nilai-nilai dasar penegakan hukum.

“Penguatan integritas serta tata kelola pemerintahan yang bersih merupakan langkah penting agar pemanfaatan sumber daya negara benar-benar kembali kepada masyarakat. Berbagai bentuk praktik korupsi yang masih terjadi telah menjadi tantangan serius dalam upaya pembangunan,” lanjutnya.

Ia menyebutkan pada 2024 potensi kerugian negara akibat korupsi mencapai sekitar Rp279,9 triliun, angka yang menggambarkan besarnya dampak terhadap pelayanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

“Karena itu, Kejaksaan akan terus memperkuat penegakan hukum menghadapi pola korupsi modern yang semakin kompleks. Integritas menjadi kunci agar sektor-sektor vital perekonomian tetap terlindungi dan pembangunan berjalan adil bagi seluruh rakyat,”ujarnya. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru