Banjir Rendam Enam RT di Kelurahan Bangkal, Wali Kota Banjarbaru Minta Warga Terus Dipantau
MEDIAKITA.CO.ID – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Sedikitnya enam RT di Kelurahan Bangkal terdampak genangan air yang terus meningkat dan telah masuk ke rumah-rumah warga.


Camat Cempaka, Hendrawan, mengatakan banjir tersebut diduga berasal dari air kiriman kawasan Kiram menyusul tingginya curah hujan di wilayah hulu. Pihak kecamatan telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama lurah setempat, BPBD, Bhabinkamtibmas, Polsek, serta tim relawan.
“Di Kelurahan Bangkal ada enam RT yang terdampak, yaitu RT 07, RT 08, dan RT 09 di RW 03, serta RT 10, RT 11, dan RT 12 di RW 04. Saat ini air sudah masuk ke sebagian besar rumah warga dan ketinggiannya masih bertambah,” ujar Hendrawan, Jumat (27/12/2025).
Ia menjelaskan, hingga kini jumlah rumah dan warga terdampak masih dalam proses pendataan karena kondisi air yang belum surut. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat.
“Kami masih memantau langsung di lapangan karena air terus meninggi. Data jumlah rumah dan warga terdampak masih kami himpun,” jelasnya.
Terkait kejadian tersebut, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang dialami warga Kelurahan Bangkal. Ia meminta seluruh jajaran terkait untuk terus melakukan pemantauan intensif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kesian, deras banget airnya. Terus pantau saja warga,” ujar Erna Lisa Halaby.
Ia juga menginstruksikan agar aparat di lapangan memastikan kondisi warga tetap aman, terutama kelompok rentan, serta segera berkoordinasi apabila dibutuhkan langkah penanganan lanjutan.
Sementara itu, pihak Kecamatan Cempaka telah berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan puskesmas setempat untuk kesiapan bantuan darurat, termasuk dukungan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
Hingga saat ini, aparat dan relawan masih bersiaga di lokasi sambil memantau perkembangan banjir dan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.


