Dengan Tagline Kampung Sedekah, Langgar Tsamaratul Ittihad Gelar Isra Mi’raj 1447 H dan Haul Abah Guru Sekumpul
MEDIAKITA.CO.ID – Ratusan warga Jalan Pinus Rahayu RT 19 RW 04, Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 di Langgar Tsamaratul Ittihad, Sabtu (3/1/2026) malam.


Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin bin Faishol Al Madihij sebagai penceramah. Sementara pembacaan syair Maulid Nabi Muhammad SAW dilantunkan oleh Habib Muhsin, cucu Habib Soleh Tanggul, bersama kelompok Maulid Panti Asuhan/Ponpes Raudatun Nasyiin Banjarbaru.
Dalam tausiahnya, Habib Ali menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT. Ia mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai tiang agama, serta mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Langgar Tsamaratul Ittihad Kampung Sedekah, H Dayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin langgar yang diinisiasi bersama masyarakat Sungai Paring. Ia menjelaskan, Langgar Tsamaratul Ittihad mengusung tagline “Kampung Sedekah” sebagai semangat kolektif dalam membangun dan memakmurkan langgar.

“Tagline ini menjadi motivasi bersama agar masyarakat dapat berbuat kebaikan sesuai kapasitas masing-masing. Baik yang memiliki dana, pemikiran, maupun tenaga, semuanya bisa bersinergi untuk kemajuan kegiatan keagamaan. Inilah semangat gotong royong yang ingin kami bangun,” ujarnya.
Dayat menegaskan, makna sedekah tidak diartikan secara sempit hanya dalam bentuk donasi, melainkan dalam arti luas sebagai keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan.
“Tagline Kampung Sedekah menjadi dorongan agar masyarakat bersama-sama berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk memakmurkan langgar,” tambahnya.
Ia menyampaikan, fokus utama pengurus saat ini bukan lagi pembangunan fisik, melainkan bagaimana memakmurkan langgar. Untuk itu, berbagai program dihadirkan, di antaranya penyediaan minuman gratis seperti air mineral, teh, dan kopi, yang bahannya disiapkan oleh langgar dan diracik sendiri oleh jamaah.
Selain itu, pengurus juga memfasilitasi program kajian Islam. Saat ini, pengajian rutin dilaksanakan lima kali dalam sepekan dengan beragam materi, mulai dari pembacaan syair Burdah, kajian tauhid, fiqih, adab, intisari Islam, hingga zikir bersama. Seluruh kegiatan tersebut dibiayai secara mandiri oleh masyarakat.

Pengajian diisi oleh sejumlah guru, di antaranya Guru Ahyat dan Guru Rahmani dari Martapura, Guru Murni atau Guru Darat dari Banjarbaru, serta Guru Abrar dari Banjarbaru. Untuk menumbuhkan semangat bersedekah, pengurus langgar juga menjalankan program “Gemar Bersedekah” dengan menyiapkan kantong-kantong sedekah yang mudah diakses masyarakat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 ini, Dayat berharap silaturahmi antarwarga semakin erat, yang terlihat dari kebersamaan dan gotong royong warga dalam menyiapkan kegiatan.
“Harapan utama kami adalah terbangunnya kebersamaan, silaturahmi yang kuat, serta keberkahan bagi kita semua. Alhamdulillah, saat ini grafik kehadiran jamaah salat lima waktu di langgar juga meningkat secara signifikan,” pungkasnya. (rdn)



