Tragis, Anak 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Pemancingan Sungai Ulin

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Kota Banjarbaru. Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam pemancingan kawasan Komplek Citra Garden City, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kamis (29/1/2026) siang.

Korban diketahui bernama Muhammad Athaillah Raufa (8), warga Kelurahan Sungai Ulin. Jasad korban pertama kali ditemukan mengapung di kolam pemancingan sekitar pukul 13.00 Wita oleh seorang warga yang melintas di lokasi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan perumahan setempat.

Petugas keamanan segera mengevakuasi korban dari kolam dan membawanya ke Rumah Sakit Al-Mansyur Banjarbaru. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi mengatakan, petugas Polsek Banjarbaru Utara bersama Satreskrim Polres Banjarbaru langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

“Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi mendapati ciri korban tenggelam, berupa keluarnya cairan dari hidung dan mulut, serta lebam di bagian belakang telinga hingga leher yang diduga akibat benturan,” jelas Kardi.

Baca Juga:  PLN Icon Plus Siap Tampil di Electricity Connect 2025 dengan Konsep Integrasi Digital dan Energi Hijau

Berdasarkan hasil penyelidikan, kolam pemancingan tersebut merupakan fasilitas umum perumahan dengan kedalaman sekitar 1,5 meter dan tidak dilengkapi pagar pengaman.

Penyelidikan juga mengungkap bahwa sebelum kejadian, korban berada di PAUD Mata Najwa, yang merupakan sekolah sekaligus tempat penitipan anak berkebutuhan khusus. Korban diduga keluar dari lingkungan sekolah melalui jendela ruang makan yang tidak dipasangi teralis.

Jejak kaki korban ditemukan mengarah dari area sekolah menuju kolam pemancingan. Sejumlah saksi menyebut korban sempat terlihat berjalan cepat ke arah kolam, namun tidak merespons saat ditegur.

“Kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa ini. Korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus dengan kondisi autisme dan memiliki ketertarikan kuat terhadap air,” ungkap Kardi.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memilih tidak menempuh langkah hukum terhadap pihak sekolah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat
PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa
PTAM Intan Banjar Perluas Jaringan Air Bersih & Hidran Karhutla
Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 65 Perkara
Idaman Terus Meningkatkan Pelayanan Bersama BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WIB

PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa

Berita Terbaru