Komisi IV DPRD Banjar Soroti RS Tipe D yang Mangkrak, Rp10 Miliar Perencanaan Awal dan Akses Jalan di Pertanyakan

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV bersama Dinas Kesehatan, Sabtu (7/2/2026). Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Komisi IV DPRD Banjar menyoroti proyek Rumah Sakit (RS) Tipe D di Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, senilai Rp10 miliar, yang mangkrak akibat perencanaan awal yang kurang matang, terutama terkait akses jalan menuju lokasi. Sorotan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV dan Dinas Kesehatan, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Banjar, Hj. Anna Rusiana, mengatakan pihaknya telah mendengarkan penjelasan dari kepala dinas terkait. Namun, Komisi IV menegaskan bahwa proyek tersebut seharusnya benar-benar terealisasi karena menyangkut kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasinya disebut strategis, tapi faktanya sebelumnya tidak ada jalan. Ini yang kami pertanyakan, apakah bisa disebut strategis kalau akses jalannya saja tidak tersedia,” ujarnya.

Anna menjelaskan, proyek dengan anggaran Rp10 miliar tersebut ternyata tidak termasuk pembangunan jalan. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya pekerjaan di lapangan, karena distribusi material bangunan tidak dapat berjalan lancar tanpa akses jalan.

“Bagaimana pekerjaan bisa selesai kalau material tidak bisa masuk ke lokasi. Itu hal mendasar,” tegasnya.

Baca Juga:  Film Saru Dua Siap Tayang, Disbudporapar Banjar Angkat Wisata dan Budaya

Komisi IV juga mempertanyakan penggunaan anggaran Rp10 miliar yang disebut hanya untuk pematangan lahan. Sementara itu, pembangunan jalan sementara dikabarkan mengambil sebagian dari anggaran tersebut. Menurut Anna, hal ini perlu kejelasan dan penjelasan lebih lanjut.

Terkait persoalan jalan, pihak dinas menyampaikan akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR. Namun, Komisi IV menilai kondisi tersebut menunjukkan perencanaan proyek yang belum matang sejak awal.

Selain itu, Komisi IV turut menyoroti persoalan pemenang tender. Meski proyek tersebut disebut didampingi oleh pihak kejaksaan, muncul informasi bahwa pemenang tender berada di peringkat kelima dan diduga berstatus daftar pencarian orang (DPO) sejak sekitar tahun 2002–2004, yang baru diketahui pada awal Januari.

“Ini tentu menjadi perhatian serius dan harus dibahas secara terbuka,” kata Anna.

Ke depan, Komisi IV DPRD Banjar berencana menggelar rapat gabungan bersama Pokja untuk membahas secara menyeluruh, termasuk persoalan perencanaan, akses jalan, penggunaan anggaran, serta keabsahan pemenang tender.

“Pembahasan akan kami lanjutkan di rapat gabungan agar semuanya jelas,” pungkasnya. (tim)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru