Pemprov Kalsel Tetap Antisipasi fluktuasi Pangan jelang Ramadan dan Hari Raya Imlek

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi Pengendalian Inflansi di Daerah secara Virtual. Foto – MC Kalsel.

MEDIAKITA.CO.ID – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di daerah secara virtual, di Command Center Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin (9/2/2026).

Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dan dilanjutkan oleh Wamendagri Bima Arya yang diikuti secara virtual juga oleh Gubernur, Bupati Wali Kota serta Forkopimda dari seluruh Indonesia ini, juga mengevaluasi dukungan Pemerintah Daerah dalam program 3 Juta Rumah.

Usai rakor, Gubernur Kalsel H Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor mengungkapkan, untuk Inflasi di Kalsel, aman dan terkendali.

Sementara, pada minggu pertama Februari, Provinsi Kalimantan selatan disampaikan Ariadi, mengalami penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dari bulan sebelumnya, yakni berada di angka – 0,18. Dengan beberapa komoditas yang andil negatif terdalam ada pada; bawang merah, cabai merah dan daging sapi.

“Angka IPH kita yang turun ini, sebenarnya dapat dikatakan bagus ya, karena tidak memberikan dampak inflasi pada harga komoditas,” ucap Ariadi.

Meski begitu, disampaikan Ariadi, berdasarkan arahan Kemendagri, seluruh Pemerintah Daerah termasuk Kalsel, harus memperhatikan 3 hal untuk menghindari terjadi inflasi.

“Kedepan, ada perhatian khusus dari hasil rakor hari ini, untuk mengantisipasi fluktuasi pangan, bisa akibat dari cuaca, momen jelang Ramadhan dan momen hari raya Imlek. Saya rasa ini jadi atensi kita untuk memperhatikan harga-harga di Kalsel, terutama pasokannya,” ujar Ariadi.

Terkait program prioritas 3 Juta Rumah, ditekankan Wamendagri, Bima Arya. Agar seluruh pemerintah daerah semaksimal mungkin memperhatikan isu strategis bidang perumahan sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah.

“Tolong perhatikan tentang ketersediaan dan legalitas lahannya, aakses dan skema pembiayaan MBR, masalah perizinan dan biaya non konstruksi, dan juga terkait infrastruktur dasar serta aksesibilitas (PSU),” tutup Wamendagri.

Untuk diketahui, rapat koordinasi kali ini, selain diikuti seluruh Kepala Daerah se Indonesia, juga diikuti sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait, secara langsung maupun secara virtual. (Adpim)

Baca Juga:  Polres Banjarbaru Izinkan Penyampaian Aspirasi, Asal Tertib dan Damai

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat
PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa
PTAM Intan Banjar Perluas Jaringan Air Bersih & Hidran Karhutla
Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 65 Perkara
Idaman Terus Meningkatkan Pelayanan Bersama BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WIB

PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa

Berita Terbaru