Home » Milad ke-5, DPW Partai Ummat Kalsel Perkuat Konsolidasi dan Spirit Lawan Kezaliman

Milad ke-5, DPW Partai Ummat Kalsel Perkuat Konsolidasi dan Spirit Lawan Kezaliman

MEDIAKITA.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Kalimantan Selatan memperingati milad ke-5 partai dengan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Kantor DPW Partai Ummat Kalsel, Banjarbaru, Kamis (13/3/2026).

Partai Ummat yang untuk pertama kalinya mengikuti Pemilu pada 2024 lalu, merayakan hari lahir yang merujuk pada pendirian partai oleh Profesor Amin Rais pada 12 Ramadan 1442 Hijriah atau bertepatan dengan 24 April 2021.

Ketua DPW Partai Ummat Kalimantan Selatan, Muhammad Shadiq Thalib, menegaskan momentum Ramadan menjadi waktu yang penting dalam perjalanan perjuangan partai, khususnya dalam membawa gagasan besar “lawan kezaliman, tegakkan keadilan” (An-Nahyu ‘Anil Dzulmi, Al-Amru Bil-‘Adli).

“Lima tahun ini secara usia memang masih relatif muda. Namun sebagai partai dengan gagasan besar yang menjadi spirit pendiri Partai Ummat, kami terus bekerja melakukan konsolidasi dan penguatan struktur partai, terlebih menghadapi tahapan verifikasi partai politik ke depan,” ujar Shadiq didampingi Ketua DPD Partai Ummat Banjarmasin, Muhammad Soweh.

Kegiatan buka puasa yang dihadiri ratusan undangan, termasuk perwakilan partai politik, menurutnya juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan merajut ukhuwah. Ia menilai perbedaan warna dan bendera partai merupakan dinamika dalam demokrasi, namun tetap berada dalam tujuan besar memperjuangkan kemenangan rakyat melalui kerja-kerja politik.

“Buka puasa ini menjadi upaya mempererat kebersamaan, tidak hanya bagi pengurus dan kader Partai Ummat, tetapi juga dengan masyarakat serta pengurus partai politik lain yang turut hadir,” tambahnya.

Peringatan milad ke-5 tersebut juga diisi tausiah oleh KH Khairani Ideris. Dalam ceramahnya, ulama asal Banjarmasin itu mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah islamiah dalam kehidupan bermasyarakat dan berpolitik.

Ia menegaskan slogan Partai Ummat “lawan kezaliman, tegakkan keadilan” tidak hanya menjadi ungkapan semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi kebaikan bersama.

“Slogan itu adalah nilai yang harus terus ditegakkan, bukan sekadar ucapan, agar memberi manfaat dalam kehidupan,” pungkasnya. (rdn)