Jelang Kemarau, Pemda dan Perusahaan Satukan Langkah Cegah Karlabun

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Ancaman kebakaran lahan dan kebun (karlabun) saat musim kemarau menjadi perhatian serius pemerintah dan pelaku usaha di Kalimantan Selatan. Untuk mengantisipasi potensi tersebut, berbagai langkah pencegahan mulai dari penguatan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), patroli lapangan, hingga pemanfaatan teknologi pemantauan titik api disiapkan sejak dini.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Diskusi dan Koordinasi Mitigasi Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) yang digelar di Banjarbaru, Jumat (29/5/2026). Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, koperasi, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah pencegahan menghadapi musim kemarau.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, menegaskan pentingnya mengaktifkan kembali Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai ujung tombak pencegahan kebakaran di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan KTPA perlu diperkuat melalui pelatihan serta dukungan sarana komunikasi yang memadai agar respons terhadap kemunculan titik api dapat dilakukan lebih cepat.

“Kelompok Tani Peduli Api perlu kembali diaktifkan dan diperkuat kapasitasnya melalui pelatihan yang akan segera dilaksanakan. Selain itu, komunikasi lapangan harus lebih cepat, salah satunya melalui penggunaan Handy Talky (HT),” ujarnya.

Sementara itu, Manager SSL PT Palmina Utama, Muhammad Musafak, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Selain membentuk KTPA, perusahaan juga melengkapi sarana pemadam kebakaran serta melakukan pemantauan rutin melalui menara pantau, patroli lapangan, dan penggunaan drone.

Baca Juga:  Pemkab Balangan Salurkan CPP dan Sembako di Tiga Desa Rawan Pangan

“PT Palmina Utama telah membentuk KTPA, melengkapi sarana pemadam, serta rutin melakukan pemantauan melalui menara pantau, patroli, dan penggunaan drone,” katanya.

Meski demikian, Musafak mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Minimnya partisipasi masyarakat serta kondisi vegetasi galam yang cukup rapat dinilai menjadi faktor yang berpotensi memperbesar risiko kebakaran saat musim kemarau.

Hal senada juga disampaikan perwakilan PT Sentosa Swadaya Mineral, Fajrin. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas upaya pencegahan kebakaran lahan dan kebun.

Di sisi lain, Sugianor dari PT Talenta Bumi menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung operasional KTPA. Sementara Emir dari Koperasi Agrosindo menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi bersama dalam penanggulangan kebakaran.

Perwakilan PT Monrad Intan Barakat, Wahono, turut mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap setiap temuan titik api. Menurutnya, penanganan harus dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam agar tidak berkembang menjadi hotspot yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Melalui forum koordinasi tersebut, seluruh peserta sepakat meningkatkan kesiapsiagaan personel, memperkuat sarana dan prasarana pemadaman, serta mengoptimalkan sistem komunikasi dan pelaporan guna meminimalkan risiko kebakaran lahan dan kebun di Kalimantan Selatan selama musim kemarau.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru