Go Green dan Bergizi, Lomba Cipta Menu B2SA Banjarbaru Tampilkan Inovasi Pangan Lokal

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Aneka hidangan sehat berbahan pangan lokal tersaji dengan tampilan yang menggugah selera di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (02/07/2026). Bukan sekadar lomba memasak, kegiatan Lomba Cipta Menu Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026 menjadi ajang edukasi untuk membudayakan konsumsi pangan bergizi sekaligus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal.

Mengusung tema “B2SA Go Green, Dari Dapur Rumah Tangga untuk Bumi dan Generasi Bergizi”, lomba ini bukan sekadar adu kreativitas memasak, tetapi menjadi langkah strategis dalam mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal sekaligus meningkatkan budaya gemar makan ikan di tengah masyarakat.

Tahun ini, para peserta yang merupakan kader posyandu dari lima kecamatan di Kota Banjarbaru yakni, Banjarbaru Utara, Banjarbaru Selatan, Cempaka, Liang Anggang, dan Landasan Ulin yang ditantang menyajikan dua kategori menu dengan standar gizi yang telah ditetapkan. Yakni menu untuk ibu hamil dengan kandungan energi 750 kilokalori dan menu balita usia 2–5 tahun dengan kandungan gizi 466,6 kilokalori.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, semangat Go Green tidak hanya tercermin dari kreasi menu yang disajikan para peserta, tetapi juga diwujudkan melalui penggunaan apron berbahan dasar spanduk bekas yang dikenakan seluruh peserta lomba. Inovasi sederhana tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan kembali material yang masih layak pakai menjadi produk bernilai guna. Langkah ini sekaligus memperkuat pesan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil, termasuk dari dapur rumah tangga yang menjadi pusat lahirnya pangan sehat sekaligus gaya hidup ramah lingkungan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Wiwin Robiaty, menegaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Percepatan penganekaragaman konsumsi pangan terus didorong dan dimasifkan dengan bermuatan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda. Diharapkan kedepan semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, sebagai pola hidup yang berkelanjutan sehingga akan mencetak generasi yang sehat, aktif dan produktif,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjarbaru Siaga Karhutla, Lisa Halaby Periksa Kesiapan Petugas

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, menegaskan bahwa membangun budaya konsumsi pangan bergizi merupakan bagian penting dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman menjadi salah satu kunci dalam menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas, serta mampu bersaing di masa depan.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mewujudkan Banjarbaru Emas, yaitu Banjarbaru Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul,” katanya.

Ia juga menilai lomba tersebut memiliki nilai lebih karena mampu melahirkan berbagai inovasi olahan pangan berbasis ikan yang sehat, menarik, sekaligus bernilai ekonomi.

“Kami berharap hasil lomba ini tidak berhenti hanya sebagai karya saat kompetisi, tetapi benar-benar menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menerapkan pola konsumsi pangan yang lebih sehat di lingkungan keluarga,” tuturnya.

Setelah melalui proses penilaian, Kecamatan Cempaka berhasil keluar sebagai Juara I dan berhak membawa pulang piala, piagam, serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta. Posisi Juara II diraih Kecamatan Liang Anggang dengan hadiah sebesar Rp3,5 juta, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Banjarbaru Utara dengan uang pembinaan Rp1,5 juta.

Sementara itu, Harapan I diraih Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Harapan II diraih Kecamatan Landasan Ulin, yang masing-masing memperoleh sertifikat penghargaan dan hadiah sebesar Rp1 juta.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap inovasi menu berbahan pangan lokal, khususnya ikan, semakin berkembang dan mampu menjadi budaya baru di tengah masyarakat. Sebab, menciptakan generasi unggul tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari meja makan yang menghadirkan sajian bergizi, aman, dan berkelanjutan. (adv/RNP)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat
PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa
PTAM Intan Banjar Perluas Jaringan Air Bersih & Hidran Karhutla
Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 65 Perkara
Idaman Terus Meningkatkan Pelayanan Bersama BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WIB

PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa

Berita Terbaru