Wujudkan Desa Sehat, Pemdes Sungai Kitano Terapkan Integrasi Layanan Primer di Posyandu dan Posbindu

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Kitano bersama kader kesehatan setempat sukses melaksanakan rangkaian kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) Sabtu (25/7/2026). Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen desa dalam memperkuat sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Rangkaian kegiatan terpadu ini berpusat di fasilitas pelayanan desa dengan menyasar seluruh siklus hidup warga. Cakupan layanannya meliputi Posyandu Balita untuk pemantauan tumbuh kembang anak, Posbindu Lansia untuk skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan khusus bagi Ibu Hamil, hingga edukasi kesehatan di Kelas Remaja.

Pantauan di lokasi memperlihatkan antusiasme yang tinggi dari warga desa. Ibu-ibu tampak aktif membawa balitanya untuk penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Di sudut lain, para lansia tertib mengantre pemeriksaan tensi dan gula darah, sementara para remaja dan ibu hamil mendapatkan bimbingan kesehatan intensif dari petugas kesehatan setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi masifnya pelaksanaan program kesehatan tersebut, Pembakal (Kepala Desa) Sungai Kitano, Mahlan, memberikan apresiasi mendalam atas kerja keras para kader kesehatan dan tingginya kesadaran warga desa.

Baca Juga:  Samsul Rizal Buka Forum Kemitraan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Tingkat Desa

“Kami sangat menyambut baik penerapan konsep Integrasi Layanan Primer ini di Desa Sungai Kitano. Melalui sistem ILP, pelayanan kesehatan menjadi jauh lebih efektif karena dilakukan secara terpadu dan menyeluruh, mulai dari dalam kandungan, usia balita, remaja, hingga orang tua kita yang lansia,” ujar Mahlan.

Mahlan menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama untuk membangun masyarakat desa yang maju, produktif, dan sejahtera. Dengan pemeriksaan yang rutin dan terstruktur seperti ini, deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan—termasuk pencegahan stunting pada balita—dapat ditangani lebih cepat.

“Pemerintah desa berkomitmen penuh untuk terus mendukung, memfasilitasi, dan mengawal keberlanjutan kegiatan posyandu serta posbindu ini. Kami mengimbau kepada seluruh warga agar terus konsisten hadir memanfaatkan layanan kesehatan berkala ini demi masa depan Desa Sungai Kitano yang lebih sehat,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru