MEDIAKITA.CO.ID – Sebanyak 11,9 persen alat ukur anak yang digunakan di Puskesmas dan Posyandu di Kabupaten Banjar belum dinyatakan akurat. Temuan tersebut terungkap dalam Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting (Gelang Anting Manis) 2026.
Program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) bersama Dinas Kesehatan tersebut telah berlangsung sejak 2022.
Hasil tera ulang terhadap 1.232 unit alat ukur menunjukkan sebanyak 88,1 persen alat ukur dinyatakan akurat. Sementara 11,9 persen lainnya belum diketahui atau dinyatakan tidak akurat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil tersebut disampaikan Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar Akhmad Bayhaqie dalam Expose Hasil Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting di Aula DKUMPP Banjar, Kamis (20/8/2026) pagi.
Bayhaqie mengatakan akurasi alat ukur memiliki peranan penting, terutama dalam memastikan data pertumbuhan anak yang menjadi salah satu dasar dalam upaya pencegahan stunting.
“Bagi satuan alat ukur yang belum akurat, kami menyediakan layanan peneraan ulang secara gratis di Unit Layanan Metrologi DKUMPP,” ujarnya.
Menurutnya, kesalahan pengukuran dapat memengaruhi data tumbuh kembang anak. Karena itu, akurasi timbangan dan alat ukur di fasilitas pelayanan kesehatan perlu terus dipastikan.
Program Gelang Anting Manis juga merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting. Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
“Mengingat penggunaan alat ukur dan timbang yang akurat memiliki peranan penting dalam penguatan dan kepercayaan publik terhadap kinerja perdagangan, kesehatan dan keselamatan,” kata Bayhaqie.
Ia mengimbau para kader Posyandu dan petugas kesehatan untuk merawat alat ukur serta menerapkan tata cara pengukuran sesuai standar yang berlaku.
Tera Ulang Akan Diperluas
DKUMPP Banjar berencana memperluas kegiatan tera ulang tidak hanya pada timbangan bayi dan anak yang digunakan di Puskesmas, tetapi juga alat ukur tinggi badan serta peralatan antropometri lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat pengukuran yang digunakan dalam pemantauan tumbuh kembang anak memiliki tingkat akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bayhaqie juga memberikan piagam penghargaan kepada Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Banjar atas partisipasi dan peran aktif dalam pelaksanaan Gelang Anting Manis 2026.
Turut hadir Sekretaris DKUMPP Banjar Linda Yuniarti, Kepala Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha Hendra Mahyudi, Kasi Pelayanan Tera, Tera Ulang dan Pengawasan Titin Hartati serta sejumlah undangan.













