Menteri LH Turun ke Karhutla Banjarbaru, Sumur Bor 40 Meter Disiapkan Hadapi Kemarau Ekstrem

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Keterbatasan sumber air menjadi kendala serius dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru. Menyikapi kondisi tersebut, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kurnia Ujung, RT 06/RW 03, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Senin (24/8/2026).

Didampingi Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, Menteri LH melihat langsung proses pemadaman yang dilakukan petugas di lahan pertanian milik warga yang terbakar. Dari peninjauan tersebut, persoalan ketersediaan air menjadi perhatian utama, mengingat pasokan air sangat menentukan kecepatan pemadaman sekaligus mencegah api kembali menyala.

Di lapangan, petugas masih harus berupaya mencari sumber air untuk mendukung pemadaman. Kondisi ini memperlihatkan bahwa penanganan karhutla bukan sekadar memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan bara di dalam tanah tidak kembali memicu kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumhur menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, hingga Polri. Pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh dan kondisi lahan harus terus dijaga agar tetap basah.

“Kita memastikan pemadaman secara masif. Gotong royong masyarakat, pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri semua harus bergotong royong memastikan supaya api ini mati dan setelah mati dipastikan harus tetap basah,” tegas Jumhur.

Sumur Bor hingga 40 Meter Jadi Solusi

Untuk mengatasi persoalan keterbatasan air, pemerintah menyiapkan pembangunan sejumlah sumur bor dengan kedalaman hingga 40 meter di kawasan yang membutuhkan dukungan sumber air. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan petugas dalam menangani kebakaran, terutama ketika kemarau membuat sumber air permukaan semakin terbatas.

“Supaya ke depannya ketika terjadi karhutla, ketersediaan air sangat mencukupi untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.

Penyediaan sumber air menjadi langkah strategis karena keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel dan peralatan, tetapi juga oleh ketersediaan air yang dapat dijangkau dengan cepat di lokasi kebakaran.

Selain pemadaman, Jumhur menekankan pentingnya perlindungan kesehatan masyarakat dari paparan asap karhutla. Dinas Kesehatan, puskesmas, dan unsur terkait diminta bergotong royong memastikan warga memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan.

Baca Juga:  Patroli Malam Gabungan Diperkuat untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas HST

“Selain itu juga kita memastikan masyarakat tidak terdampak penyakit ISPA. Dinas Kesehatan, puskesmas dan sebagainya juga bergotong royong memastikan kesehatan masyarakat,” katanya.

Lisa Perkuat Pasokan Air Jelang Puncak Kemarau

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyatakan pemerintah kota terus memperkuat koordinasi dan memastikan pasokan air tersedia untuk mendukung petugas di lapangan.

Upaya tersebut dinilai semakin mendesak karena berdasarkan prediksi BMKG yang disampaikan dalam konteks penanganan saat itu, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada September 2026.

“Untuk mengatasi kendala tersebut, kami berupaya keras untuk kembali memperkuat koordinasi dan memastikan pasokan air tersedia. Sehingga petugas di lapangan dapat bekerja dengan optimal,” ungkap Lisa.

Pemko Banjarbaru akan mengoptimalkan fasilitas sumur bor di wilayah Syamsudin Noor serta seluruh hidran air yang tersedia di Kota Banjarbaru. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan air bagi petugas ketika terjadi kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Penguatan sumber air ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di tengah kondisi kemarau. Pemerintah tidak hanya dituntut bergerak ketika api membesar, tetapi juga menyiapkan dukungan infrastruktur agar petugas memiliki akses air yang memadai saat kebakaran terjadi.

Usai meninjau lokasi karhutla, Menteri LH bersama Wali Kota Lisa juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah Kelurahan Landasan Ulin Timur.

Kunjungan tersebut menegaskan pentingnya penanganan karhutla secara terpadu di Banjarbaru. Pemadaman harus dituntaskan, lahan yang terbakar harus dipastikan tetap basah, sumber air perlu diperkuat, dan kesehatan masyarakat harus mendapat perhatian.

Di tengah ancaman kemarau, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penentu dalam menghadapi karhutla. Tanpa dukungan sumber air yang memadai, upaya pemadaman berisiko menghadapi hambatan, sementara bara yang tersisa dapat kembali memicu kebakaran dan memperpanjang ancaman asap bagi masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat
PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa
PTAM Intan Banjar Perluas Jaringan Air Bersih & Hidran Karhutla
Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 65 Perkara
Idaman Terus Meningkatkan Pelayanan Bersama BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Gerai Terpadu IM3 dan 3 Resmi Hadir di Banjarbaru, Layanan Telekomunikasi Makin Dekat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WIB

PTAM Intan Banjar Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Rabu, 30 September 2026 - 08:01 WIB

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Pemko Banjarbaru Kenalkan Pangan B2SA kepada Siswa

Berita Terbaru