MEDIAKITA.CO.ID – Integritas Dewan Hakim menjadi salah satu penentu kepercayaan peserta dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Penilaian yang jujur, objektif, dan adil diperlukan agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pesan tersebut ditekankan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru saat menghadiri Pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke-XXI Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Dewan Hakim yang dilantik. Ia mengingatkan bahwa amanah tersebut tidak hanya menuntut pemahaman terhadap ketentuan penilaian, tetapi juga komitmen menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi keadilan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berikan penilaian secara adil sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga kepercayaan seluruh peserta terhadap pelaksanaan MTQ tetap terjaga,” pesannya.
Ia juga menegaskan, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan membentuk masyarakat yang berakhlak mulia.
Melalui penyelenggaraan MTQ Ke-XXI, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap nilai-nilai luhur Al-Qur’an semakin membumi dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelantikan Dewan Hakim ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan MTQ berjalan tertib dan lancar, dengan proses penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Amanah tersebut diharapkan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sehingga pelaksanaan MTQ tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.













