Banjir Jadi PR Serius, Pemkab Banjar Mulai Rancang Masterplan Penanggulangan

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir yang melanda salah satu desa di Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu. Dok – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mulai menyusun masterplan penanggulangan banjir. Kajian ini digarap bersama akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan difokuskan pada wilayah hulu serta bantaran sungai yang kerap terdampak banjir.

Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq, menyampaikan saat ini kajian masih dalam tahap ekspose awal dan ditargetkan rampung pada November mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim kami masih bekerja di lapangan. Ekspose akhir perkiraan selesai bulan November,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Nashrullah, kajian tersebut menitikberatkan pada persoalan kapasitas sungai, sedimentasi, penumpukan sampah, bangunan liar di bantaran sungai, hingga sistem drainase yang buruk.

“Namun kami akan memastikan apa penyebab utama banjir di Kabupaten Banjar ini. Kalau bangunan liar, sejauh ini tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Banjar Lelang Plaza Pelayanan Publik Gambut, Kontraktor Dipilih Terbuka

Sejumlah titik rawan yang masuk dalam kajian meliputi Sungai Gambut, Sungai Aluh-Aluh, Sungai Martapura, Sungai Riam Kanan, dan Sungai Riam Kiwa.

“Sampai saat ini kami belum memiliki pedoman resmi penanggulangan banjir. Masterplan ini disusun sesuai saran Balai Wilayah Sungai agar penanganan lebih terarah dan terukur,” tambah Nashrullah.

Kajian masterplan Jumat (12/9/2025) dipimpin Dosen Fakultas Teknik ULM, Ulfa Fitriati. Tim akan mengidentifikasi penyebab banjir dari aspek hidrologi, tata ruang, hingga infrastruktur.

Selain itu juga dilakukan pemetaan wilayah rawan secara spasial serta perumusan strategi penanggulangan, baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan, edukasi, partisipasi masyarakat).

Metode yang digunakan antara lain survei menggunakan drone, analisis Daerah Aliran Sungai (DAS), kuesioner kepada warga, hingga pemodelan hidrologi dan hidraulika dengan perangkat lunak HEC-RAS. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi dan HUT RI, Ratusan Jemaah Hadiri Tunggal Irang Bersholawat
Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga
Semarak HUT RI, Warga Tambak Anyar Ilir dan Antasan Senor Ikuti Beragam Lomba
Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Naga Intan Bagikan 800 Masker untuk Warga Banjar, Peduli Dampak Kabut Karhutla
Wartawan Banjar Dan Banjarbaru Adu Strategi di Catur dan Domino, Total Hadiah Rp13 Juta
Hari Jadi Ke 76 ; Investasi di Kabupaten Banjar Mampu Serap 115 Ribu Tenaga Kerja, Ini Upaya Libatkan UMKM

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Maulid Nabi dan HUT RI, Ratusan Jemaah Hadiri Tunggal Irang Bersholawat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:10 WIB

Semarak HUT RI, Warga Tambak Anyar Ilir dan Antasan Senor Ikuti Beragam Lomba

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Staf Sekretariat DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Pimpinan: Sebatas Klarifikasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Berita Terbaru

Bisnis

Betify Casino en Ligne | Jouez sur Betify avec 1000 €

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:08 WIB

Bisnis

1win casino and sportsbook in India

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:08 WIB