Balap Liar dan Tawuran Mengintai Ramadan, Ketua DPRD Banjarbaru Ingatkan Pemuda Isi Waktu Positif
Foto – Istimewa
MEDIAKITA.CO.ID – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, mengimbau generasi muda untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif dan menghindari balap liar serta tawuran yang mencoreng kesucian bulan suci.
Kasus balap liar dan tawuran antarkelompok yang terjadi di Kota Banjarbaru mendapat perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut Ketua DPRD, aksi seperti balap liar dan perang sarung sebaiknya dikurangi dan diganti dengan kegiatan yang menambah nilai ibadah, misalnya tadarus Al-Qur’an, membantu orang tua, atau aktivitas sosial lain.
“Baik tawuran, perang sarung yang ramai saat Tarawih, maupun balap liar, sebaiknya dikurangi dan diganti dengan kegiatan yang memiliki nilai lebih positif,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Ramadan adalah waktu untuk menambah pahala, sehingga generasi muda perlu diarahkan ke kegiatan yang mendukung tujuan tersebut. Imbauan ini terutama ditujukan kepada kalangan muda yang masih terlibat dalam tawuran atau balap liar.
Gusti Rizky menilai langkah aparat penegak hukum selama ini sudah cukup baik, terutama melalui pendekatan preventif dan imbauan kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa balap liar sangat berisiko bagi pelaku maupun masyarakat sekitar, begitu pula tawuran yang dapat menimbulkan korban.
“Kita mendukung upaya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya dampak dan risiko dari kegiatan tersebut,” katanya.
Sebelumnya, Polres Banjarbaru berhasil membubarkan aksi perang sarung atau tawuran di kawasan Jalan Bandara Baru pada awal malam Ramadan 1447 Hijriah. Polisi mengamankan 11 remaja beserta senjata tajam, yang kemudian dibina dan diserahkan kepada orang tua masing-masing.
Selain itu, jajaran Polres Banjarbaru juga rutin melakukan pencegahan dan pembubaran aksi balap liar selama malam bulan Ramadan untuk menjaga kondusivitas Kota Banjarbaru. (rdn)

