BPBD Balangan Gelar Edukasi dan Simulasi Pemulihan Pascabencana di Desa Pupuyuan

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemulihan Pascabencana Untuk Masyarakat 2025, di Desa Pupuyuan. Foto – MC Balangan untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar kegiatan Edukasi dan Simulasi Pemulihan Pascabencana untuk Masyarakat 2025, di Desa Pupuyuan Kecamatan Lampihong, Selasa (16/12/2025).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sairil Fajeri mengatakan, kegiatan ini fokus pada trauma healing, peningkatan kesiapsiagaan, dan pemulihan mental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Khusus untuk pemulihan mental ini kami menggelar beberapa aktivitas seperti konseling, permainan edukatif, sosialisasi prosedur keselamatan, serta gotong royong perbaikan infrastruktur, memastikan masyarakat siap bangkit kembali secara fisik dan psikologis pasca-kejadian bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, trauma healing dan dukungan psikososial ini berkenaan dengan kegiatan edukatif dan hiburan untuk korban banjir, memberikan konseling dan bantuan logistik untuk meminimalkan dampak psikologis pada anak-anak dan orang dewasa.

Baca Juga:  Posko Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab

Kemudian untuk pelatihan kesiapsiagaan: BPBD melatih siswa dengan simulasi, mengajarkan cara menyelamatkan diri, serta melakukan pertolongan pertama dasar untuk mengurangi korban jiwa.

“Selain itu juga ada sosialisasi mitigasi bencana yaitu melakukan sosialisasi untuk menumbuhkan budaya peduli bencana,” katanya.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko bencana, membangun kembali ketahanan mental dan emosional pasca-bencana.

“Yang lebih penting juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam merespons dan pulih dari bencana, serta mengurangi dampak dan risiko korban jiwa di masa depan,” pungkasnya.(adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru