BRIN dan BPBD Balangan Bedah Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Peneliti BRIN Koordinasi dengan BPBD Balangan, Bahas Riset “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN Melalui Eksplorasi Pamali Ekologi. Foto – Mc Balangan

MEDIAKITA.CO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan membedah potensi pamali ekologi masyarakat Dayak Meratus sebagai bagian dari riset penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (21/5/2026).

Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka pengumpulan data penelitian bertajuk “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN melalui Eksplorasi Pamali Ekologi” yang difokuskan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan BRIN dalam pengembangan kebudayaan sekaligus memperkaya basis data kebencanaan berbasis kearifan lokal.

Peneliti BRIN, Derri Ris Riana, mengatakan, koordinasi dilakukan untuk membahas rencana penelitian terkait pamali ekologi yang masih dijaga masyarakat di wilayah Tebing Tinggi.

Baca Juga:  Pemkot Banjarbaru Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni, 100 Unit Ditargetkan Tahun 2026

“Penelitian ini diharapkan, dapat memberi manfaat bagi generasi di Kabupaten Balangan, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan di wilayah Tebing Tinggi. Mudah-mudahan riset ini menjadi pengalaman berharga dan bisa menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan pengurangan kerentanan bencana di masa depan,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyambut, positif penelitian tersebut karena dinilai relevan dengan upaya pelestarian budaya lokal dan mitigasi bencana.

“Kami menyambut baik kunjungan BRIN ke BPBD Balangan. Penelitian ini mengangkat kearifan lokal masyarakat Tebing Tinggi. Semoga menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

BPBD Balangan berharap kolaborasi dengan BRIN dapat memperkuat strategi pengurangan risiko bencana melalui pendekatan budaya dan ekologi lokal, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan penyangga IKN. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru