Gubernur Kalsel Siap Sukseskan Swasembada Pangan Nasional

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin berbincang dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman usai kegiatan Workshop Percepatan Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025). Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program Swasembada Pangan Nasional, dengan menargetkan pencetakan lahan sawah seluas 30.000 hektare di wilayah Kalsel.

Hal itu disampaikan Muhidin saat menghadiri Workshop Percepatan Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dihadiri oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pelaksana survei investigasi dan desain (SID), konstruksi, serta pengawas kegiatan cetak sawah tersebut diikuti perwakilan Dinas Pertanian dari 11 provinsi, termasuk Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin turut didampingi oleh Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kajati Kalsel Rina Verawati, Irwasda Polda Kalsel, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel H. Syamsir Rahman.

“Hari ini kami bersama Forkopimda dan Kepala Dinas Pertanian Kalsel mengikuti kegiatan Konstruksi Cetak Sawah TA 2025. Rencana bersama Pak Menteri Pertanian, di Kalsel akan dicetak 30.000 hektare sawah,” ujar Gubernur Muhidin.

Ia menjelaskan, hingga saat ini sudah tercetak sekitar 14.500 hektare sawah di Bumi Lambung Mangkurat, dan ditargetkan seluruhnya rampung pada akhir 2025.
Gubernur Muhidin optimistis target tersebut tercapai, sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga:  Disporapar Balangan Sosialisasikan Pemilihan Putra Putri Pariwisata 2026

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan, pemerintah daerah memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk menyelesaikan target cetak sawah, demi mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.

“Apabila pelaksanaannya tidak tepat, maka akan menjadi masalah di tahun berikutnya. Karena itu, kita diminta untuk mengawal dengan ketat. Pak Presiden Prabowo memantau langsung perkembangan program ini,” tegas Mentan.

Mentan juga mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan pangan nasional agar Indonesia tidak mengalami krisis seperti yang terjadi di beberapa negara maju.

“Kami tidak ingin ada kelaparan di Republik Indonesia. Terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, dan Kejaksaan yang turut andil menyukseskan program ini,” ungkapnya.

Usai kegiatan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H. Syamsir Rahman, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan penuh Gubernur H. Muhidin yang menjadi satu-satunya gubernur di Indonesia hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

“Luar biasa dukungan Pak Gubernur untuk pertanian Kalsel. Target kita 30 ribu hektare, SID sudah tersedia untuk 20 ribu hektare, dan 14.500 hektare sudah dikontrakkan. Diharapkan pertengahan Agustus seluruhnya rampung,” jelas Syamsir.

Ia berharap dukungan kuat dari pemerintah provinsi dan Forkopimda menjadikan Kalsel sebagai lumbung pangan nasional, serta memberikan prestasi yang membanggakan bagi Banua.

“Semoga Kalsel menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan Indonesia,” tutupnya. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru