Jaga Kebersihan Laut dan Ekosistem Pesisir, DKP Kalsel Edukasi Pengelolaan Sampah Laut bagi Masyarakat

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus meningkatkan komitmennya dalam menjaga kebersihan laut dan ekosistem pesisir. Salah satu upaya yang tengah dikembangkan adalah memperluas edukasi pengelolaan sampah laut kepada masyarakat pesisir, khususnya para pelajar dan nelayan tradisional. Kegiatan ini juga terinspirasi dari program nasional Bulan Cinta Laut (BCL) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai pendekatan awal berupa penyadartahuan kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan laut dari pencemaran sampah, serta mengenalkan fungsi hutan mangrove sebagai pelindung ekosistem pesisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di provinsi terinspirasi dari program Bulan Cinta Laut yang sudah dilaksanakan Kementerian. Saat ini kami mulai dari edukasi ke anak-anak sekolah terlebih dahulu, agar sejak dini mereka mengenal pentingnya menjaga laut, tidak membuang sampah, dan memahami peran mangrove dalam kehidupan pesisir,” ujar Rusdi Hartono di Banjarbaru, Selasa (21/10/2025).

Program BCL yang dilaksanakan oleh KKP tahun lalu di Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Desa Sungai Bakau, menjadi model praktik baik dalam pengelolaan sampah laut. Dalam kegiatan tersebut, para nelayan diberikan bimbingan teknis (bimtek) tentang cara pengambilan dan pengelolaan sampah laut saat melaut.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Bermodus Menjadi Petugas PLN, Berhasil Digagalkan Warga

“Nelayan di sana dilatih untuk mengambil sampah seperti botol plastik dan limbah rumah tangga saat melaut. Mereka juga diajarkan cara memilah sampah dan menjualnya ke bank sampah,” ungkap Rusdi.

Sampah yang dikumpulkan kemudian dipilah dan diolah bekerja sama dengan bank sampah, salah satunya Bank Sampah Banjarmasin. Beberapa jenis sampah plastik diolah menjadi bata pres, sementara sampah botol ditimbang dan dibeli oleh bank sampah dengan harga yang telah ditentukan.

Walau tahun ini DKP Kalsel belum bisa melaksanakan program serupa karena keterbatasan anggaran, namun pihaknya berkomitmen untuk ikut berkontribusi pada pelaksanaan BCL di tahun-tahun mendatang. Rencana ke depan mencakup mengadakan bimtek pengelolaan sampah laut bagi nelayan di kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan.

“Insya Allah ke depan kami akan menggandeng BPSPL dan Kementerian sebagai narasumber. Program seperti ini sangat bermanfaat dan akan kami coba terapkan di daerah lain selain Tanah Laut,” ujar Rusdi. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru