MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menuntaskan rangkaian Pasar Murah Bersubsidi bersama mitra perdagangan di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Jumat (9/10/2026). Program yang digelar di lima kelurahan ini menjadi salah satu upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok sekaligus membantu meringankan pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Kegiatan terakhir yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Utara tersebut mendapat dukungan penuh melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel. Dukungan diwujudkan dalam bentuk subsidi sejumlah komoditas kebutuhan pokok agar dapat dibeli masyarakat dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Banjarbaru, Rosi Darida, mengatakan pelaksanaan di Landasan Ulin Utara menandai berakhirnya lima agenda pasar murah bersubsidi yang dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah wilayah Kota Banjarbaru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pasar murah bersubsidi bersama mitra perdagangan pada hari ini adalah hari terakhir dari lima kegiatan yang kita laksanakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan terakhir tersebut sepenuhnya mendapat dukungan dari Bank Kalsel melalui program CSR.
“Untuk hari ini, kegiatan merupakan dukungan dari Bank Kalsel melalui CSR, sepenuhnya dari Bank Kalsel,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, Disperdagin berkolaborasi dengan sejumlah mitra perdagangan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur, ayam potong, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.
Tak hanya bahan pangan, masyarakat juga dapat membeli LPG tiga kilogram melalui kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Setiap pelaksanaan pasar murah bersubsidi menyediakan sedikitnya 100 tabung dengan harga Rp18.500 per tabung, sesuai harga di tingkat agen.
“Kalau gas, kita bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Mereka menyiapkan setiap kali kegiatan pasar murah bersubsidi ini minimal 100 tabung,” terang Rosi.
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap LPG tiga kilogram terlihat dari stok yang beberapa kali habis selama rangkaian kegiatan berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan energi rumah tangga selain bahan pangan.
Melalui sinergi pemerintah daerah, Bank Kalsel, Bulog, Pertamina Patra Niaga, dan mitra perdagangan lainnya, pasar murah bersubsidi diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Berakhirnya rangkaian kegiatan di Landasan Ulin Utara menandai selesainya pelaksanaan pasar murah bersubsidi di lima kelurahan. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Banjarbaru memperkuat akses pangan dan menjaga daya beli masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.













