Pemprov Kalsel Dorong UMKM Hadapi Era Digital Lewat FGD Pemasaran Online

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Koperasi dan UKM Menggelar Focus Group Discussion (FGD). Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM (Dinaskop Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pentingnya Memahami Strategi Pemasaran bagi Pelaku Usaha di Era Digitalisasi” di aula dinas, Banjarbaru, Kamis (26/6/2025).

Kepala Dinaskop Kalsel, Gt. Yanuar Noor Rifai menekankan pentingnya adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemasaran online bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dan keharusan, perubahan perilaku konsumen akibat perkembangan teknologi mendorong pelaku UMKM untuk bertransformasi,” ujarnya saat membuka secara resmi kegiatan FGD tersebut.

Menurutnya, pemasaran digital menawarkan efisiensi, jangkauan luas, dan kecepatan akses pasar yang tidak bisa disediakan metode konvensional, oleh sebab itu, ia menilai UMKM harus mampu memanfaatkan media sosial, marketplace, dan strategi digital lainnya untuk meningkatkan daya saing dan keberlangsungan usaha mereka.

FGD ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga forum pembelajaran praktis, disediakan tiga sesi materi utama disampaikan dalam kegiatan ini.

Baca Juga:  Film Saru Dua Siap Tayang, Disbudporapar Banjar Angkat Wisata dan Budaya

Pertama, Kepala Dinasko sendiri memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam mendukung pemasaran online, Sesi kedua dibawakan oleh Norrahmiati, S.E., M.M, dosen IBITEK Kalsel, yang mengulas pentingnya inovasi dan memahami tren pasar, dan Sesi terakhir disampaikan oleh praktisi digital marketing, Muhammad Ryan Perdana, dengan tema “Marketplace: Jalan Pintas Menuju Pasar Luas”.

“Kami berkomitmen terus mendukung penguatan kapasitas pelaku usaha, terutama dalam transformasi digital,” tegas Rifai.

Ia berharap melalui kegiatan ini, 30 peserta pelaku UMKM Banua yang terdiri dari berbagai sektor, dapat memperoleh pengetahuan dan strategi aplikatif untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar digital.

Adapun sektor pelaku UMKM tersebut, di antaranya; fashion, kuliner, dan kriya, mereka berasal dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, serta Kabupaten Banjar, Tapin, Tanah Laut, dan Barito Kuala. (adv/MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru