Sasar Balita Hingga Remaja, Posyandu Kacapiring Desa Tunggul Irang Optimalkan Layanan Siklus Hidup

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup terus digalakkan di tingkat desa guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan penanganan medis yang optimal. Terbaru, Posyandu Kacapiring yang berada di Desa Tunggul Irang sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan terpadu dan menyeluruh pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung intensif ini berhasil menjaring antusiasme tinggi dari warga setempat. Tercatat, sekitar 80 orang berbondong-bondong mendatangi posyandu pada sesi pagi yang dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WITA, dengan prioritas sasaran utama adalah kelompok lanjut usia (lansia) dan balita.

Pelayanan tidak berhenti di situ. Sesi kedua kemudian dilanjutkan pada sore hari mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai, yang secara khusus difokuskan untuk Kelas Remaja dengan total kehadiran mencapai sekitar 45 orang remaja desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penerapan posyandu berbasis siklus hidup di Desa Tunggul Irang ini dirancang untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat secara berkesinambungan. Pada sesi pagi, balita yang hadir mendapatkan layanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang guna pencegahan stunting. Sementara itu, para lansia menjalani pemeriksaan kesehatan berkala seperti pengecekan tekanan darah dan skrining penyakit tidak menular (PTM).

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Wilayah, Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan Laksanakan Apel Gabungan

Memasuki sore hari, giliran para remaja yang mendapatkan ruang edukasi. Mereka diberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan bebas anemia.

Melalui pembagian waktu yang terstruktur ini, penumpukan warga di lokasi pelayanan dapat diurai sehingga pemeriksaan oleh para kader kesehatan dan petugas medis berjalan lebih efektif, nyaman, dan tepat sasaran. Keberhasilan jalannya posyandu mandiri di Desa Tunggul Irang ini diharapkan dapat terus mendongkrak derajat kesehatan masyarakat desa dari usia dini hingga usia senja. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru