Usai Insiden Keracunan MBG, Bupati Banjar Jenguk Korban dan Pastikan Layanan Gratis di RSUD Ratu Zalecha

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Menyusul insiden dugaan keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Bupati Banjar H. Saidi Mansyur langsung turun ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, Kamis (9/10/2025) malam. Dalam kunjungan itu, ia memastikan seluruh korban mendapat pelayanan kesehatan secara gratis dan menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami menanyakan langsung bagaimana kondisi anak-anak, memberi semangat, dan berharap mereka segera membaik. Kami berkomitmen memberikan perhatian penuh, karena dampaknya bisa muncul dalam waktu 1×24 jam — ada yang cepat, ada yang lambat,” ujar Saidi Mansyur.

Bupati Banjar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan program SPPG pasca insiden dugaan keracunan massal ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasti akan kami evaluasi. Kami tidak ingin program pusat yang baik ini terganggu oleh hal-hal seperti ini. Pemerintah daerah hadir dan melalui Satgas kami berkoordinasi untuk memastikan program ini tetap berjalan lancar ke depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bayar Tagihan Tepat Waktu, Warga Banjarbaru Ini Dapat Reward Air Gratis

Lebih lanjut, Saidi menyampaikan bahwa Pemkab Banjar akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sudah meminta Satgas untuk mengingatkan kembali pihak yayasan pelaksana agar menjalankan program sesuai dengan SOP dan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kami ingin program yang sangat bermanfaat ini tetap berlanjut tanpa hambatan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pj Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas untuk memastikan pengawasan berjalan lebih optimal.
Sementara itu, berdasarkan data terakhir, sebanyak 78 korban telah mendapatkan penanganan di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Kami berharap seluruh anak-anak segera pulih. Namun dokter menyampaikan, efek keracunan bisa muncul dalam 1×24 jam, jadi tidak menutup kemungkinan jumlah korban masih bisa bertambah,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru