Peringatan Wafatnya Pangeran Antasari Ke-163, Gubernur Kalsel : Teladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – MC Kalsel untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperingati wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari ke-163 tahun 2025 dengan menggelar apel dan ziarah di Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.

Apel penghormatan dilaksanakan dengan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga keluarga besar Pangeran Antasari. Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa besar sang pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa peringatan wafatnya Pangeran Antasari bukan hanya menjadi agenda rutin, melainkan juga sarana menanamkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Banua.

“Pangeran Antasari adalah simbol perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Nilai-nilai kepahlawanan beliau harus terus kita teladani,” kata H. Muhidin, Banjarmasin, Sabtu (11/10/2025).

Gubernur H. Muhidin menyebut bahwa generasi muda Banua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga warisan nilai perjuangan yang ditinggalkan Pangeran Antasari. Menurutnya, semangat pantang menyerah dan keberanian menghadapi penjajah harus menjadi inspirasi dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga:  Asistensi RPJMD HST 2025–2029: Wujudkan Perencanaan Pembangunan yang Akuntabel

Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di komplek makam Pangeran Antasari. Gubernur H. Muhidin beserta jajaran kemudian melakukan tabur bunga dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas jasa para pejuang bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan bantuan kepada keluarga Pangeran Antasari. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur H. Muhidin sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap ahli waris pahlawan.

“Penghormatan kepada Pangeran Antasari tidak hanya kita lakukan melalui upacara, tetapi juga dengan memperhatikan keluarga beliau. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus rasa terima kasih atas pengorbanan yang telah diberikan untuk bangsa,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Peringatan wafatnya Pangeran Antasari tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk memperkuat rasa persatuan dan terus meneladani semangat juang pahlawan nasional asal Banua tersebut. Dengan demikian, semangat kepahlawanan akan tetap hidup dan menjadi fondasi dalam membangun daerah serta bangsa ke depan.(adv/ MC Kalsel)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru