Home » Dishub Banjar Siapkan Titik Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Peringatan 5 Rajab

Dishub Banjar Siapkan Titik Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Peringatan 5 Rajab

Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Menjelang peringatan 5 Rajab (Acara Rutin Malam Senin Sekumpul), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar bersama sejumlah instansi terkait mulai menyiapkan skema pengaturan parkir dan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Martapura dan sekitarnya.

Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Posko Tim Induk dan Dinas PUPR untuk memastikan kesiapan lahan parkir yang akan digunakan jamaah.

“Bersama kawan-kawan dari PUPR dan Posko, kami sudah memetakan beberapa titik lahan parkir. Bahkan, sebagian lahan di kawasan Bincau sudah dibersihkan dan disiapkan untuk digunakan,” jelasnya Rabu (12/11/2025).

Menurut Yudiana, titik parkir akan tersebar di beberapa kawasan, antara lain Desa Bincau, Demang Leman dan sekitarnya, area belakang Keraton Ratu Zalecha, hingga Jalan Veteran. Pihaknya juga menyiapkan area cadangan di sekitar PPS Martapura, jika diperlukan.

“Kalau nanti jamaah sangat banyak, lahan-lahan itu bisa dimanfaatkan. Kami juga berharap masyarakat di sekitar lokasi bisa ikut membantu membuka lahan parkir tambahan,” ujarnya.

Terkait pengaturan jenis kendaraan, Yudiana menjelaskan bahwa pengelolaan lapangan nantinya akan dilakukan oleh para relawan. “Biasanya relawan yang akan mengatur mana lokasi untuk roda dua dan roda empat, agar lebih tertib,” tambahnya.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas, Dishub Banjar masih membahasnya bersama pihak kepolisian dan Dishub Banjarbaru maupun Provinsi Kalsel.

“Rekayasa lalu lintas masih kami koordinasikan. Mudah-mudahan awal Desember sudah ada keputusan final, sehingga saat kegiatan berlangsung kita bisa bergerak serentak,” ucapnya.

Ia juga mengimbau jamaah agar memahami arah perjalanan sejak sebelum hari puncak agar tidak terjebak arus balik.

“Sebaiknya jamaah sudah tahu arah pulang masing-masing, jangan sampai salah jalur. Misalnya yang dari hulu sungai ikut arus ke arah Banjarmasin,” pesannya.

Sebagai antisipasi, Dishub juga menyiapkan jalur alternatif melalui Sungai Tabuk menuju Batola bila terjadi kepadatan di jalur utama. “Kondisi jalan di kawasan tersebut tahun ini lebih baik, jadi bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Terkait relawan, Yudiana menyebut koordinasi tetap akan dilakukan melalui Tim Induk Korina.

“Nanti mereka akan rapat dan menyampaikan arahan kepada seluruh relawan tentang tugas dan cara melayani jamaah di lapangan,” pungkasnya. (rdn)