Wakil Bupati Balangan Apresiasi Program BPJS Ketenagakerjaan, Dorong Perlindungan bagi Pekerja Rentan

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Balangan serahkan santunan JKM. Foto – MC Balangan untuk Mediakita.co.id

MEDIAKITA.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan serta penambahan peserta pekerja formal dan informal, yang berlangsung di Aula Ar-Raudah Resto dan Water Park Paringin, Senin (13/10/2025).

Ia menyampaikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah. Hal ini penting agar masyarakat tidak jatuh miskin akibat kehilangan pekerjaan atau mengalami risiko lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabupaten Balangan menjadi perwakilan Kalimantan Selatan pada Paritrana Award 2024 dan 2025, sebuah penghargaan atas komitmen kita bersama dalam pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program inovatif Lindungi Pren. Kita boleh bangga, namun capaian ini harus terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Balangan,” ujar Wabup Balangan.

Kegiatan ini diisi dengan bimbingan teknis terkait program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta penyerahan manfaat kepada peserta, sekaligus dilaksanakan rekognisi data dan diskusi terkait upaya melindungi sekitar 12 ribu pekerja yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Film Saru Dua Siap Tayang, Disbudporapar Banjar Angkat Wisata dan Budaya

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, Sunardy Syahid, mengatakan, Kabupaten Balangan memiliki tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang sangat baik, dengan lebih dari 90 persen pekerja telah terdaftar, dan 96 persen di antaranya berstatus aktif.

“Data menunjukkan sebanyak 62 ribu pekerja telah terlindungi, mendekati target 64 ribu pekerja yang ditetapkan Bappenas. Dari total angkatan kerja sekitar 80 ribu orang, termasuk ASN, TNI dan Polri, masih ada sekitar 12 ribu pekerja yang belum tercakup,” jelasnya.

Sunardy berharap melalui program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, para pekerja dapat memperoleh manfaat nyata berupa perlindungan saat mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru