Pemprov Kalsel Resmi Tutup Program Rehabilitasi Sosial di Dua Panti Disabilitas

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menutup Program Rehabilitasi Sosial yang dilaksanakan di dua panti sosial, yakni Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan Angkatan VI serta Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran Angkatan VII.

Penutupan program tersebut dipusatkan di Panti Fajar Harapan dan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, Rabu (24/12/2025).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan program rehabilitasi sosial yang dinilai berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi para klien penerima layanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hari ini kita menutup program rehabilitasi sosial di dua panti, yaitu PRSPDNF Fajar Harapan Angkatan VI dan PRSPD Iskaya Banaran Angkatan VII. Penutupan ini dilakukan langsung oleh Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Selatan,” ujar Farhanie di Banjar.

Menurut Farhanie, arahan yang disampaikan Wakil Gubernur Kalsel dalam kegiatan tersebut menjadi motivasi dan penguat semangat, khususnya bagi para penyandang disabilitas yang mengikuti program rehabilitasi sosial.

Baca Juga:  Cegah Potensi Gangguan Keamanan dan Kerawanan Sosial, Pemkab HST Perkuat Literasi Digital dan Ketahanan Pelajar

“Beliau berharap agar kawan-kawan disabilitas, baik anak-anak di Fajar Harapan maupun klien di Iskaya Banaran, mendapatkan kesempatan yang sama seperti masyarakat lainnya. Kesempatan untuk hidup mandiri, berkarya, dan berkontribusi di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Farhanie menambahkan, selama mengikuti program rehabilitasi sosial, para klien telah dibekali berbagai keterampilan yang disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing. Selain itu, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan bantuan stimulan ekonomi sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program.

“Setelah dibekali keterampilan, para klien juga menerima bantuan stimulan ekonomi dengan besaran yang berbeda-beda. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi mereka untuk berusaha dan mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program rehabilitasi sosial tersebut, Farhanie berharap para lulusan panti dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, berdaya, serta mampu menunjukkan peran dan kontribusi positif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi di daerahnya masing-masing. (adv/rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Berita Terbaru