Home » Evaluasi Akhir Tahun Polda Kalsel: Kejahatan Menurun, Peran Sosial Polisi Menguat Sepanjang 2025

Evaluasi Akhir Tahun Polda Kalsel: Kejahatan Menurun, Peran Sosial Polisi Menguat Sepanjang 2025

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Foto – Raden

MEDIAKITA.CO.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memaparkan hasil evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025 melalui agenda rilis akhir tahun yang digelar di Mapolda Kalsel, Selasa (30/12/2025). Paparan tersebut menunjukkan sejumlah indikator positif, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat berada dalam kondisi terkendali. Penurunan angka kriminalitas menjadi salah satu capaian penting yang mencerminkan efektivitas strategi pengamanan yang diterapkan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan langkah pencegahan serta pelaksanaan operasi kepolisian berskala regional. Salah satu yang menonjol adalah Operasi Sikat Intan II 2025 yang menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat.

Dalam pelaksanaan operasi itu, aparat kepolisian berhasil menangani 95 kasus dan mengamankan 234 orang yang diduga terlibat tindak pidana. Capaian ini dinilai melebihi ekspektasi awal dan menjadi bukti keseriusan Polda Kalsel dalam menekan praktik premanisme, perjudian, serta peredaran minuman keras ilegal.

Selain fokus pada penegakan hukum, Polda Kalsel juga mengambil peran aktif dalam mendukung agenda nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan. Melalui optimalisasi lahan basah, jajaran kepolisian turut mengembangkan pertanian jagung dan budidaya perikanan bersama masyarakat.

Kontribusi tersebut mengantarkan Polda Kalsel meraih Kompolnas Awards 2025 untuk kategori Polda Kelompok B Terbaik. Penghargaan ini menegaskan peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal.

Sementara itu, di bidang lalu lintas, tingkat kecelakaan di wilayah Kalimantan Selatan tercatat menurun signifikan hingga 36 persen. Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan kampanye keselamatan berlalu lintas di sekolah menjadi faktor pendukung utama.

Polda Kalsel juga mencatat hasil signifikan dalam pemberantasan narkotika. Bersama BNNP Kalimantan Selatan, aparat berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas daerah dengan barang bukti sabu dalam jumlah besar.

Menutup tahun 2025, Polda Kalsel melakukan rotasi terhadap tujuh pejabat utama sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kinerja dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal pada tahun mendatang.

Kapolda Kalsel menegaskan bahwa institusi Polri akan terus berbenah dan memperkuat kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis dan profesional.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi keamanan maupun kesejahteraan,” pungkasnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Kalimantan Selatan optimistis menyongsong tahun 2026 dalam kondisi aman, stabil, dan semakin berdaya. (rdn)