Ribuan Hektare Sawah di Banjar Terendam, 1.297 Hektare Gagal Panen

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, khususnya tanaman padi. Dinas Pertanian Kabupaten Banjar mencatat ribuan hektare lahan pertanian terdampak, bahkan sebagian di antaranya mengalami puso atau gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, mengatakan banjir akibat perubahan iklim merendam lahan pertanaman padi di beberapa kecamatan. Total benih padi yang terdampak mencapai 6.780 kilogram, benih lacakan 250 kilogram, serta tanaman padi yang sudah ditanam seluas sekitar 1.563 hektare.

“Dari luasan tersebut, yang dinyatakan puso atau tidak dapat diselamatkan sama sekali mencapai 1.297 hektare. Untuk benih, dari 6.780 kilogram itu sebanyak 6.445 kilogram dinyatakan puso, sedangkan lacakan dari 250 kilogram, 147 kilogram di antaranya puso,” ujar Warsita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, wilayah terdampak paling luas berada di Kecamatan Beruntung Baru dengan luas puso mencapai sekitar 991 hektare. Selain itu, Kecamatan Martapura Barat terdampak sekitar 141 hektare dan Martapura Timur sekitar 121 hektare.

Penetapan status puso tersebut, lanjut Warsita, dilakukan oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di lapangan. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pengusulan bantuan, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dari pemerintah pusat.

“Kami akan mengusulkan bantuan, baik dari APBD maupun dana pusat. Kemarin juga sudah dilakukan rapat dengan Kementerian Pertanian, khususnya terkait program cetak sawah rakyat dan optimalisasi lahan. Semua lahan terdampak akan kita inventarisir,” jelasnya.

Baca Juga:  Narkoba Masih Mendominasi Kasus di HST, Kejari Musnahkan Berbagai Barang Bukti Rampasan

Menurut Warsita, bantuan yang akan diberikan antara lain berupa benih padi dan dukungan sarana prasarana pertanian. Untuk alat dan mesin pertanian (alsintan), sebagian sudah disalurkan melalui kelompok tani maupun brigade pangan.

“Kalau alat sudah kita bagikan. Harapannya, begitu kondisi iklim memungkinkan, petani bisa langsung mempercepat pengolahan lahan dan tanam,” katanya.

Selain padi, Dinas Pertanian juga masih mendata dampak banjir terhadap tanaman hortikultura seperti cabai. Namun sementara ini, kerusakan paling nyata terjadi pada tanaman padi.

Warsita juga menyebutkan, sebagian lahan padi telah masuk program asuransi pertanian. Di antaranya, di Kecamatan Martapura Barat seluas 90 hektare dan Martapura Timur sekitar 24 hektare yang sudah mengajukan klaim asuransi. Meski demikian, bantuan tetap akan diusulkan kepada pemerintah.

“Klaim asuransi tetap berjalan, namun bantuan pemerintah juga tetap kita ajukan agar petani bisa segera bangkit,” tegasnya.

Ia pun mengimbau kelompok tani dan brigade pangan agar memanfaatkan bantuan alsintan secara maksimal. Dengan dukungan peralatan tersebut, pengolahan lahan diharapkan lebih cepat sehingga petani dapat melakukan percepatan tanam.

“Intinya percepatan tanam. Kalau cuaca sudah bagus, langsung tanam. Harapannya bisa dua kali tanam, apalagi musim kemarau diperkirakan datang lebih cepat,” pungkas Warsita.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Banjar Perluas Ajang Budaya, Sinoman Hadrah hingga Musik Panting Bersaing di Level Provinsi
Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
DPKP Banjar Kerahkan Empat Penyelam Bantu Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Pemkab Banjar Perluas Ajang Budaya, Sinoman Hadrah hingga Musik Panting Bersaing di Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:36 WIB

DPKP Banjar Kerahkan Empat Penyelam Bantu Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Hampir 11 Tahun Jadi Pelanggan PTAM Intan Banjar, Wukirno Dapat Kejutan Rekening Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Berita Terbaru