DPRD Banjar Dorong Satgas, PT Palmina Utama Siap Jalankan Solusi Jangka Panjang

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Upaya penanganan banjir di Kabupaten Banjar mulai diarahkan pada kolaborasi jangka menengah dan panjang antara perusahaan dan pemerintah daerah, menyusul keluhan masyarakat di wilayah terdampak.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Laksono Budi Santoso, menyatakan pihaknya siap terlibat aktif dalam penanggulangan banjir melalui perencanaan terpadu bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Yang penting saya tidak mau bekerja sendiri. Saya harus terikat dengan pemerintah atau instansi terkait agar dampak banjir bisa kita hindari dan program CSR benar-benar tepat sasaran. Ini ingin kami buktikan di tahun 2026,” ujar Laksono usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Komisi Gabungan DPRD Banjar, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, PT Palmina Utama menawarkan sejumlah solusi jangka menengah dan panjang, di antaranya penyaluran bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) dengan sasaran yang lebih terukur, hingga pembangunan Water Management System (WMS) di desa-desa sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga:  Pemkab Banjar Soroti Perumahan Bermasalah, Satpol PP Siap Bertindak

“Kami meminta pemerintah duduk bersama untuk membahas bentuk CSR yang paling tepat, apakah berupa alat, bantuan biaya, atau tenaga kerja. Untuk jangka panjang, kami siap mulai membangun WMS secara bertahap di desa sekitar pada Mei hingga Oktober, lalu diuji coba menjelang akhir 2026 sambil melihat kondisi curah hujan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora, menyampaikan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna menindaklanjuti aduan masyarakat serta memastikan kejelasan tanggung jawab seluruh pihak terkait.

“Kami meminta bersama Pemerintah Daerah agar membentuk Satgas untuk mengurai persoalan ini,” ujar Irwan Bora usai menutup RDP.

Pembentukan Satgas tersebut diharapkan mampu menghasilkan pola penyelesaian yang lebih komprehensif, tidak hanya dari aspek lingkungan, tetapi juga dampak sosial, ekonomi masyarakat, serta tata kelola perusahaan ke depan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar
Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian
Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar
KPU Banjar Catat 445.272 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026, Gen Z dan Milenial Mendominasi
DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar
DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme
MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta dari 20 Kecamatan Siap Berlomba

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Promosi ke Kejati Kalsel, Radityo Wisnu Aji Tinggalkan Sejumlah Inovasi Penegakan Hukum di Kejari Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bupati Banjar Panen Padi Bersama Petani Beruntung Baru, Tegaskan Dukungan bagi Sektor Pertanian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Martapura Timur Sabet Gelar Juara Umum MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:38 WIB

DKPP Banjar Imbau Pembudidaya Ikan Waspadai Kemarau Panjang, Atur Debit Air hingga Kurangi Kepadatan Tebar

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:12 WIB

DPRD Banjar Terima Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp2,29 Triliun

Berita Terbaru