MEDIAKITA.CO.ID – Pihak SMP Muhammadiyah Banjarbaru angkat bicara terkait viralnya dugaan perundungan antar pelajar yang ramai diperbincangkan di media sosial. Sekolah menegaskan telah melakukan penanganan sejak awal persoalan muncul dan melibatkan berbagai pihak internal untuk menyelesaikannya.
Kepala SMP Muhammadiyah Banjarbaru, Muhazir Fanani, mengatakan pihak sekolah tidak menutup mata terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan peserta didik. Menurutnya, setiap laporan maupun persoalan antar siswa langsung ditindaklanjuti melalui mekanisme pembinaan dan pendampingan.
“Memang kami melihat ini bagian dari dinamika interaksi sosial anak-anak. Tapi bukan berarti kami membiarkan. Kami juga mengecam jika memang terjadi bullying di kalangan anak-anak kita,” ujarnya saat ditemui Mediakita.co.id di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK), hingga Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan agar persoalan tidak berlarut.
Muhazir menyebut sekolah sebelumnya juga memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang aktif menangani persoalan serupa, meski kini kebijakan tersebut telah mengalami penyesuaian dari kementerian.
“Secara personal kami juga sudah meng-handle kasus ini. Alhamdulillah ending-nya saat itu happy ending. Anak-anak dan orang tua sudah berkomitmen agar fokus menghadapi ulangan semester,” jelasnya.
Menurutnya, ada persoalan lain yang terjadi di luar lingkungan sekolah dan hal itu berada di luar kewenangan pihak sekolah.
“Ada problem berbeda yang terjadi di luar sekolah, itu di luar ranah kami,” tambahnya.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa tetap dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (rdn)













