Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru mulai memasuki tahap persiapan operasional.

Dari 310 titik yang direncanakan, sebanyak 64 lokasi saat ini telah memiliki lahan. Sementara 59 gerai di antaranya sudah selesai dibangun.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan lahan dan kondisi masing-masing wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara keseluruhan seharusnya ada 310 titik, namun lahan yang tersedia sampai hari ini baru 64 titik. Dari 64 titik yang sudah tersedia, kita sudah membangun 59 gerai Koperasi Merah Putih,” kata Bambang, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, proses pembangunan tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat serta pihak terkait lainnya. Tantangan di lapangan juga cukup beragam, terutama menyangkut kondisi geografis dan akses menuju lokasi.

Untuk tahun ini, Kodim 1006/Banjar mendapat target pembangunan sekitar 210 titik. Bambang memastikan proses tersebut tetap dikebut meski kesiapan lahan belum sepenuhnya terpenuhi.

“Memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Saat ini pembangunan tetap berjalan. Kita terus kejar agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Selain menyelesaikan bangunan, perlengkapan penunjang kegiatan koperasi juga mulai didatangkan. Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain kendaraan operasional, motor roda tiga, pendingin ruangan dan perangkat kasir.

Namun, distribusi perlengkapan dilakukan secara bertahap. Bambang menyebut sekitar 11 lokasi telah mulai menerima sarana pendukung tersebut.

“Perlengkapan logistik ini datangnya tidak bersamaan karena semuanya didorong dari Jawa, jadi membutuhkan waktu secara bertahap,” jelasnya.

Setelah bangunan dan fasilitas pendukung terpenuhi, perhatian berikutnya diarahkan pada kesiapan pengelola. Manajer koperasi nantinya perlu memahami berbagai hal, mulai dari administrasi, inventaris barang hingga mekanisme transaksi.

Bambang menjelaskan, pengelolaan gerai nantinya diserahkan kepada desa secara bertahap. Penyerahan dilakukan setelah sistem kerja dan manajemen koperasi dinilai telah siap.

Baca Juga:  Warung Makan Nikmat Sajikan Seafood dan Lalapan Hemat Rp15 Ribu di Martapura

“Bukan tidak diserahkan. Nantinya tentu diserahkan, tetapi bertahap. Ketika sistemnya sudah berjalan, manajemennya sudah siap dan target pemerintah sudah bisa dijalankan, baru diserahkan,” ungkapnya.

Ia berharap koperasi dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Keberadaannya juga diharapkan mampu memperpendek jalur distribusi sejumlah kebutuhan masyarakat.

Gas LPG 3 kilogram, beras, gula dan minyak menjadi contoh komoditas yang diharapkan dapat diperoleh masyarakat dengan harga lebih terkendali melalui distribusi yang lebih efisien.

“Selama ini barang-barang itu di Kalimantan relatif mahal. Dengan adanya koperasi, rantai pasoknya diharapkan lebih pendek sehingga harga bisa lebih terkontrol,” katanya.

Meski demikian, Bambang menekankan keberadaan koperasi bukan untuk mengambil alih usaha masyarakat yang sudah berjalan. Menurutnya, koperasi dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat tumbuh secara berdampingan.

“Tujuan pemerintah bukan untuk menghancurkan bisnis ekonomi orang lain, tetapi membuat semua orang mendapatkan kebutuhannya dengan harga yang wajar dan pantas,” tegasnya.

Di sisi lain, ketersediaan lahan masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan. Dari 310 titik yang ditargetkan, baru 64 lokasi yang lahannya tersedia.

Beberapa desa menghadapi keterbatasan lahan, sementara wilayah lainnya memiliki kondisi lokasi yang tidak memungkinkan untuk langsung dibangun. Akses menuju sejumlah titik juga menjadi tantangan dalam pengiriman material.

Untuk lahan milik pemerintah daerah, Bambang memastikan status kepemilikannya tidak berubah. Lahan tersebut hanya digunakan sebagai lokasi pembangunan gerai koperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada pengambilalihan lahan untuk koperasi. Statusnya tetap lahan pemerintah, hanya penggunaannya untuk koperasi,” ujarnya.

Bambang berharap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita berharap program ini betul-betul bisa menyentuh masyarakat di bawah. Tidak sekadar jargon, tetapi benar-benar kita sentuh masyarakat di bawah,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya
Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung
PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online
PTAM Intan Banjar Beri Gratis Sambungan Air untuk Tempat Ibadah Selama Agustus
Disdik Banjar Catat 95 Prestasi Siswa dan Guru, Liana Penny: Jadi Motivasi untuk Terus Berprestasi
Warga Antusias Ikuti Banjar Berselawat 2026, Sebut Suasana Religius Jadi Daya Tarik
Tak Disangka, Anisa Bawa Pulang Hadiah Umrah dari Banjar Berselawat 2026
Banjar Berselawat 2026 Meriah, Ribuan Jamaah Hadiri Majelis Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Tarif Air PTAM Intan Banjar Berlandaskan Regulasi, Ini Dasar Penetapannya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Siap Masuk Tahap Pengelolaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:56 WIB

PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:52 WIB

PTAM Intan Banjar Beri Gratis Sambungan Air untuk Tempat Ibadah Selama Agustus

Berita Terbaru

Banjarbaru

PTAM Intan Banjar Buka Layanan Pasang Meter Baru Secara Online

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:56 WIB