Empat Jembatan Dibangun Kodim 1006/Banjar, Akses Warga di Banjar dan Banjarbaru Makin Terhubung

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Kebutuhan akses penghubung masyarakat menjadi perhatian Kodim 1006/Banjar. Melalui program Jembatan Garuda, empat jembatan dibangun di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya menjelaskan, pembangunan tersebut mencakup empat jembatan dengan konstruksi berbeda.

Satu jembatan gantung dibangun di Pengaron, satu jembatan rangka berada di Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, serta dua jembatan beton masing-masing di Kiram dan Tatah Bangkal, Kabupaten Banjar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bambang, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan tingkat kesulitan di masing-masing lokasi.

Untuk jembatan rangka di Guntung Manggis, pengerjaan rampung dalam waktu sekitar 16 hari. Sementara dua jembatan beton di Kiram dan Tatah Bangkal dikerjakan masing-masing sekitar 21 hari.

Adapun jembatan gantung di Pengaron memerlukan waktu sekitar satu setengah bulan. Dengan panjang sekitar 25 meter, konstruksi tersebut dinilai memiliki tantangan teknis lebih tinggi.

“Jembatan gantung ini punya kesulitan teknis yang cukup luar biasa. Tidak bisa sembarang salah berhitung. Saya melibatkan tim teknis ataupun ahli sipil karena saya tidak mau salah dalam membangun,” ujar Bambang.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan di Pengaron dilakukan karena akses masyarakat sebelumnya cukup memprihatinkan. Warga masih menggunakan jembatan kayu yang mudah mengalami kerusakan ketika debit air sungai meningkat.

Baca Juga:  Program Sambungan Rumah Air Minum Dimulai, Pemdes Gunung Ulin Dukung Perluasan Akses Warga

Dampaknya juga dirasakan anak-anak yang harus berangkat sekolah. Ketika jembatan rusak akibat banjir, mereka terpaksa menggunakan rakit kecil untuk menyeberangi sungai.

“Setiap banjir, jembatan itu habis. Anak-anak sekolah menyeberang menggunakan rakit kecil untuk bisa sekolah. Itu alasan awal kenapa kita masukkan dalam daftar yang kita bangun,” tuturnya.

Bambang menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian. Faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan utama dengan melibatkan tenaga teknis dan ahli sipil.

Ia pun meminta masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga jembatan yang telah selesai dibangun.

“Yang pertama, tolong dirawat jembatan yang sudah kita bangun. Yang kedua, manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurut Bambang, pembangunan jembatan merupakan bentuk upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang aksesnya masih terbatas.

Ia berharap kehadiran jembatan baru dapat memangkas hambatan mobilitas warga dan membuat aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah, menjadi lebih aman.

“Masa kita tega melihat anak-anak mau sekolah sudah berpakaian rapi, menyeberang, sampai sekolah sudah basah. Jadi kita memotong itu sehingga cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

123 BPK se-Kabupaten Banjar Dikumpulkan, Koordinasi Penanganan Karhutla Diperkuat
Sekda Banjar: Lebih dari 60 Persen APBD Terserap Lewat Pengadaan
Pemkab Banjar Perkuat Relawan Karhutla dengan 350 Jaket dan BBM Rp50 Juta
Karhutla Banjar Capai 2.086 Hektare, Saidi Mansyur Pastikan Pemkab Turun Tangan
Dinas PMD Banjar Monitoring dan Evaluasi Pemerintahan Desa Rantau Bujur
Peringati Maulid Nabi, Desa Sungai Kitano Hadirkan Habib Fahmi Bin Hamid Ba’bud
Desa Gunung Ulin Wakili Kabupaten Banjar di Penilaian PHBS Tingkat Provinsi
Peringatan Maulid Nabi di Raudhatussibyan, Pambakal Sungai Rangas Ulu Harapkan Ini untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 03:43 WIB

123 BPK se-Kabupaten Banjar Dikumpulkan, Koordinasi Penanganan Karhutla Diperkuat

Senin, 14 September 2026 - 03:42 WIB

Sekda Banjar: Lebih dari 60 Persen APBD Terserap Lewat Pengadaan

Senin, 14 September 2026 - 03:39 WIB

Pemkab Banjar Perkuat Relawan Karhutla dengan 350 Jaket dan BBM Rp50 Juta

Senin, 14 September 2026 - 03:35 WIB

Karhutla Banjar Capai 2.086 Hektare, Saidi Mansyur Pastikan Pemkab Turun Tangan

Rabu, 9 September 2026 - 08:38 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Sungai Kitano Hadirkan Habib Fahmi Bin Hamid Ba’bud

Berita Terbaru