Home » RSD Idaman Banjarbaru Ajak Perempuan Rutin SADARI, Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

RSD Idaman Banjarbaru Ajak Perempuan Rutin SADARI, Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

MEDIAKITA.CO.ID – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru mengimbau seluruh perempuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker payudara melalui deteksi dini dengan metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri).

Imbauan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi Instagram rumah sakit tersebut sebagai bagian dari edukasi kesehatan kepada masyarakat, Dalam keterangannya, RSD Idaman mengingatkan bahwa SADARI merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap wanita secara mandiri di rumah.

“SADARI (Periksa Payudara Sendiri) adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap wanita untuk mendeteksi dini perubahan pada payudara. Lakukan secara rutin setiap bulan, 7–10 hari setelah menstruasi, dengan memperhatikan bentuk, ukuran, serta adanya benjolan atau perubahan pada kulit dan puting,” tulis pihak rumah sakit dalam caption unggahannya.

Pihak RSD Idaman menegaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam penanganan kanker payudara. Semakin cepat perubahan terdeteksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan terapi yang optimal dan mencegah penyebaran penyakit.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain: (1) Munculnya benjolan di payudara atau ketiak, (2) Perubahan ukuran atau bentuk payudaraKulit payudara mengerut atau seperti kulit jeruk, (3) Puting tertarik ke dalam atau keluar cairan tidak normal, (4) Jika menemukan gejala tersebut, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lanjutan.

Selain pemeriksaan rutin, RSD Idaman juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat guna menurunkan risiko kanker payudara. Beberapa langkah yang dapat diterapkan antara lain:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

      Perbanyak sayur dan buah yang kaya antioksidan seperti bayam, brokoli, wortel, tomat, serta buah beri. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

      2. Pilih sumber protein sehat

      Ikan, kacang-kacangan, dan kedelai menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan konsumsi daging olahan berlebihan.

      3. Batasi makanan tinggi lemak jenuh dan gula

      Makanan cepat saji dan minuman manis berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas, yang menjadi salah satu faktor risiko kanker payudara.

      4. Rutin berolahraga

      Aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dapat membantu menjaga berat badan ideal dan keseimbangan hormon.

      5. Hindari rokok dan alkohol

      Kedua faktor ini diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara.

      Melalui edukasi ini, RSD Idaman berharap kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, semakin meningkat terhadap pentingnya pemeriksaan mandiri.

      “Deteksi dini adalah kunci, semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang penanganan yang optimal. Jangan tunda, sayangi diri dengan rutin melakukan SADARI,” tutup imbauan tersebut.

      Dengan langkah sederhana namun konsisten, upaya pencegahan dan penanganan kanker payudara dapat dilakukan lebih efektif demi menjaga kualitas hidup perempuan Indonesia.