Butuh 300–400 Kantong per Bulan, RSUD Raza Martapura Perkuat Program Donor Darah

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – RSUD Ratu Zalecha (Raza) Martapura terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien dengan mengintensifkan kegiatan donor darah. Selain menggelar donor darah massal secara berkala, rumah sakit juga membuka layanan donor darah setiap hari bagi masyarakat.

Direktur RSUD Raza Martapura, Arief Rachman, mengatakan kegiatan donor darah massal secara rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan donor darah kapan saja karena rumah sakit telah menyediakan ruang khusus bagi pendonor.

“Kami memang secara rutin setiap tiga bulan melaksanakan donor darah massal. Namun di luar itu, donor darah sebenarnya berjalan setiap hari di rumah sakit,” ujar Arief.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kebutuhan darah di RSUD Raza Martapura tergolong cukup tinggi, yakni berkisar antara 300 hingga 400 kantong setiap bulan. Darah tersebut digunakan untuk berbagai layanan medis, mulai dari penanganan gawat darurat, tindakan operasi, hingga perawatan pasien rawat inap.

Tingginya kebutuhan ini mendorong pihak rumah sakit untuk terus mengajak berbagai pihak, baik tenaga kesehatan, keluarga pasien, maupun masyarakat umum, agar berpartisipasi aktif menjadi pendonor.

Baca Juga:  ZA Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual di FHUT ULM, Korban Kembang Ungkap Rekaman Percakapan

“Siapa pun yang berminat kami persilakan datang langsung ke rumah sakit. Tujuan utamanya membantu pasien agar saat membutuhkan darah tidak perlu lagi mencari ke luar,” jelasnya.

Dalam setiap pelaksanaan donor darah massal, RSUD Raza Martapura menargetkan sedikitnya 100 pendonor. Target tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mempercepat pelayanan medis bagi pasien yang membutuhkan.

Arief menambahkan, darah yang terkumpul tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal rumah sakit, tetapi juga disinergikan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar dan PMI Banjarbaru agar distribusi darah dapat berjalan lebih optimal dan merata.

“Ini bagian dari ikhtiar kami agar pasien bisa terlayani lebih cepat dan tidak terbebani untuk mencari darah sendiri,” katanya.

Saat ini, stok darah di RSUD Raza Martapura terbilang relatif aman. Namun dalam satu bulan terakhir, golongan darah A menjadi yang paling banyak dibutuhkan.

“Mudah-mudahan ke depan pendonor dengan golongan darah A bisa semakin banyak, sehingga stok tetap terjaga dan pelayanan kepada pasien bisa maksimal,” pungkasnya. (rdn)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru