Dinkes Banjar Ungkap Hasil Sementara Penyebab Keracunan MBG di Martapura, Nasi Kuning dan Sayur Jadi Indikasi Utama

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan puluhan siswa di Martapura.

MEDIAKITA.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengungkap hasil sementara penyelidikan dugaan keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa Sekolah Islam Terpadu (SIT) Assalam Martapura pada Rabu (9/10/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjar, Dr. H. Nooripansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium sementara, sumber makanan yang terindikasi positif menyebabkan keracunan berasal dari nasi kuning dan sayur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terakhir informasi yang kami terima, positif di nasi kuning dan sayur. Sementara untuk ayam tidak terdeteksi atau terbaca,” ungkap Dr. Nooripansyah kepada awak media, Kamis (9/10/2025) malam.

Baca Juga:  Balangan Percepat Persiapan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026

Ia menambahkan, hasil tersebut masih bersifat awal. Tim gabungan dari Dinas Kesehatan Banjar bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan akan melakukan pemeriksaan lanjutan di dapur penyedia makanan untuk memastikan penyebab pastinya.

“Kami malam ini bersama tim provinsi akan turun langsung ke dapur-dapur SPPG untuk memastikan kembali. Karena besok kegiatan makan bersama masih berlanjut, jadi harus benar-benar dipastikan aman,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, nasi kuning dan sayur menjadi makanan yang paling kuat terindikasi sebagai penyebab keracunan yang menimpa puluhan siswa di Martapura.

“Pemeriksaan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi
PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690
Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan
Kemarau Panjang, Stok Beras Banjar Diklaim Aman hingga 2027
Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM
Wabup Banjar Tegaskan Investasi Besar Wajib Libatkan UMKM dan Koperasi
Satlinmas Banjar Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Festival Budaya Banjar Digelar 13–15 Oktober, Tiga Lomba Naik Level Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

PTAM Intan Banjar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dinsos Banjar Perketat Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penanganan 68 RTLH di Banjar Masih Tunggu APBD Perubahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Banjar Tata Toko Swalayan, Wajib Sediakan 30 Persen Produk UMKM

Berita Terbaru