Dokter RSD Idaman Ungkap Faktor Pemicu Tekanan Darah Naik Setelah Konsumsi Daging Kurban

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAKITA.CO.ID – Konsumsi daging kurban saat Iduladha kerap dikaitkan dengan meningkatnya tekanan darah, terutama pada masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi atau penyakit kardiovaskular. Namun, menurut dokter RSD Idaman Banjarbaru, kenaikan tekanan darah tidak semata-mata disebabkan oleh daging itu sendiri, melainkan juga dipengaruhi oleh cara pengolahan dan pola konsumsinya.

Melalui edukasi kesehatan yang disampaikan di media sosial RSD Idaman, Sabtu (30/05/2026), dr. Nevi Novianty Rachman menjelaskan terdapat beberapa faktor yang dapat memicu peningkatan tekanan darah setelah mengonsumsi daging kurban.

Faktor pertama adalah penggunaan bumbu tambahan dalam proses pengolahan daging. Menurutnya, olahan daging yang menggunakan garam, kecap, maupun penyedap dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan kadar natrium dalam makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tingginya kandungan natrium dapat memicu peningkatan tekanan darah, terutama pada orang yang sensitif terhadap asupan garam,” jelasnya.

Faktor kedua berkaitan dengan penggunaan minyak dan santan dalam masakan berbahan dasar daging kurban. Pengolahan yang melibatkan minyak berlebih atau santan yang dipanaskan berulang kali dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh pada makanan.

Baca Juga:  Potong Nasi Tumpeng, RSD Idaman Banjarbaru Rayakan Puncak HUT ke-9

Kondisi tersebut berisiko memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, dr. Nevi juga mengingatkan pentingnya memperhatikan jumlah konsumsi daging dalam satu waktu. Mengonsumsi daging kurban dalam porsi besar sekaligus dapat memperberat kerja sistem pencernaan.

“Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh dapat mengalami respons inflamasi yang pada akhirnya berpotensi memicu kenaikan tekanan darah,” ujarnya.

Faktor lainnya adalah kondisi kesehatan yang telah dimiliki seseorang sebelumnya. Individu dengan riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, maupun gangguan metabolik lainnya memiliki risiko lebih besar mengalami lonjakan tekanan darah setelah mengonsumsi olahan daging kurban.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap memperhatikan porsi makan, memilih metode pengolahan yang lebih sehat, membatasi penggunaan garam dan santan, serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah sebagai pendamping menu daging.

Bagi penderita hipertensi atau penyakit kronis lainnya, menjaga pola makan seimbang dan tetap rutin menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter menjadi langkah penting agar perayaan Iduladha tetap berlangsung aman dan sehat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas
PCOS Tak Sekadar Gangguan Menstruasi, Kenali Tanda-tandanya Sejak Dini
Tips Melindungi Diri dari Paparan Asap
Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga
HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya
Jalan Santai HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Banjarbaru Perkuat Kebersamaan Warga
Dua Nara Sumber Dihadirkan Dalam Kegiatan FGD RSD Idaman
Ketua DPRD Banjarbaru: Kemerdekaan Harus Wujudkan Masyarakat Makmur dan Sejahtera

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:01 WIB

DPRD Banjarbaru Beri Masukan, Perubahan APBD 2026 Fokus Program Prioritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:23 WIB

PCOS Tak Sekadar Gangguan Menstruasi, Kenali Tanda-tandanya Sejak Dini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:16 WIB

Tips Melindungi Diri dari Paparan Asap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Reses di Loktabat Utara, Qomal Tampung Aspirasi Karang Taruna dan Fasilitas Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:26 WIB

HUT RI ke-81 dan Milad Demokrat ke-25 Dirayakan Meriah di Sidomulyo Raya

Berita Terbaru